Mohammad Azimi mengatakan kepada IQNA bahwa buku-buku yang baru diterbitkan tentang Nabi (saw) juga begitu populer di kalangan pengunjung.
Dia mengatakan paviliun Iran telah berubah menjadi tempat untuk interaksi positif antara manajer paviliun dengan para pengunjung serta penerbit-penerbit masyhur lainnya.
Azimi menyoroti efek positif dari partisipasi Iran dalam pameran buku internasional, mengatakan bahwa peristiwa tersebut menjadi tempat bagi pertukaran pengalaman dan menciptakan hubungan dengan penerbit dunia yang memberikan kesempatan untuk mengenalkan Iran kepada dunia.
Pekan Raya Buku Internasional Frankfurt diadakan dari tanggal 10-14 Oktober dengan partisipasi dari 7.000 penerbit dari seluruh dunia.
1119414