
Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari Dini Haber, Maria adalah seorang anak perempuan berusia 7 tahun, tinggal di kota Luton, terletak di utara London.
Maria pada awalnya di usia 5 tahun dapat menghafal surah Yasin, dengan dukungan kedua orang tuanya, ia didaftarkan pada salah satu sekolah tempat Luton.
Ibunya melihat bakat yang luar biasa pada putrinya dalam menghafal ayat-ayat Al-Quran, karenanya ia sangat menyambut hafalan ayat-ayat Al-Quran putrinya.
Dengan bertolak bahwa semua sekolah-sekolah Al-Quran yang ada di tempat tinggal mereka mengajarkan Al-Quran dalam tingkat permulaan, ibu Maria memutuskan untuk mengajarinya seluruh ayat-ayat Al-Quran kepada putrinya.
Maria yang setiap harinya belajar Al-Quran bersama ibunya selama 5 jam untuk menghafal ayat-ayat Al-Quran, akhirnya dapat merampungkan hafalannya dalam waktu 2 tahun.
Ibu hafizah Al-Quran ini dalam wawancara khusus dengan salah satu berita berbahasa Inggris menyebut hafiz Al-Quran putrinya adalah suatu peristiwa terbaik dalam kehidupannya.