IQNA

Harian Times Inggris:
9:34 - February 13, 2016
Berita ID: 3470149
INGGRIS (IQNA) - Harian Times Inggris menulis, sebuah cannel Irak menayangkan gambar Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin teroris ISIS di sebuah masjid di kota Fallujah, barat Baghdad.

Menurut laproan IQNA, seperti dikutip dari Al-Alam, Times dalam sebuah pembahasan dengan topik Baghdadi, Pemimpin ISIS muncul kembali setelah 18 bulan menulis: ini adalah untuk pertama kalinya setelah satu tahun setengah Abu Bakr al-Baghdadi muncul kembali. Dalam gambar tersebut ia memberikan hadiah kepada anak kecil yang berpartisipasi dalam musabaqoh di salah satu masjid Fallujah.

Menurut penulisan Times, al-Baghdadi sebagai salah satu orang berbahaya yang selalu diburu di dunia, tidak muncul ke khalayak umum karena keamanan dan terakhir kalinya terlihat pada bulan Mei 2014, dan ketika berada di masjid besar Mosul, saat mengutarakan khotbah Jumat dan melaksanakan salat sebagai imam.

Times mengisyaratkan, menurut penuturan sejumlah analis keamanan dan pakar melawan terorisme, salah seorang yang terlihat bersama al-Bahgdadi dalam gambar tersebut kemungkinan besar adalah orang yang mirip dengannya. Dalam gambar tersebut, saat pidatonya al-Baghdadi, salah seorang yang mengenakan amamah hijau yang duduk di sebelah kanannya sangatlah mirip dengannya. Demikian juga, Orang tersebut, setelah ini, juga terlihat saat memberikan penghargaan kepada anak-anak.

Harian Inggris ini mengingatkan, kelompok ISIS melakukan proyek-proyek amal di kawasan tersebut untuk bersaing dengan kelompok Jabhat Al-Nusra dan pengaruh serta memperkuat basisnya di kawasan yang dikuasainya; menurut penulisan Times, ISIS dan Jabhat Al-Nusra, dengan adanya persamaan dalam opini dan keyakinannya, mereka berdua saling bermusuhan.

Times menegaskan, kemunculan Abu Bakr al-Baghdadi secara terang-terangan telah medustakan klaiman-klaiman yang dipublikasikan pada bulan-bulan terakhir tentang terbunuh atau terlukanya ia akibat serangan udara koalisi, di bawah pemimpin Amerika.

Kelompok teroris ISIS adalah buatan badan intelijen Amerika, Barat dan Zionis, yang dengan ideologi takfiri dan wahabinya berupaya mendiskreditkan citra Islam di dunia.

http://iqna.ir/fa/news/3474952

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\