IQNA

Situasi dan Kondisi Ramadhan di Pelbagai Negara Islam

23:51 - June 14, 2016
Berita ID: 3470454
IRAN (IQNA) - Setiap dari negara Islam memiliki tatacara dan tradisi khusus dalam menyambut bulan Ramadhan, yang terus berlangsung sejak berabad-abad yang lalu sampai sekarang.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari harian Yaini Shafaq, setiap tahun kaum muslim di seluruh penjuru dunia Islam menyambut bulan jamuan Allah dengan norma dan tradisi khusus. Bersamaan dengan tibanya bulan Ramadhan, kaum muslim di semua negara Islam dengan tanpa melihat budaya dan kebangsaan mereka berpuasa dan mentilawah Al-Quran.

Adapun yang ada di bawah ini adalah pandangan global tentang norma dan tradisi sebagian negara-negara Islam pada bulan suci Ramadhan.

Indonesia

Di negara Indonesia, bulan Ramadhan dimulai dengan program-program khusus. Di kota Aceh, bersamaan dengan tibanya bulan Ramadhan, anak-anak menyelenggarakan acara perayaan dan kegembiraan di jalan-jalan kota. Dalam acara ini selain dilaksanakan tilawah ayat-ayat suci Al-Quran juga membaca maulid.

Situasi dan Kondisi Ramadhan di Pelbagai Negara Islam

Masjid-masjid Indonesia pada bulan Ramadhan penuh dengan para jemaah shalat; para jemaah shalat menganggap bulan mulia ini sebagai sebuah kesempatan kembali untuk menjauhkan segala dosa dan akrab dengan Al-Quran.

Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara terletak di kota Jakarta. Di masjid ini setiap tahun dengan tibanya bulan suci Ramadhan menyelenggarakan serangkaian majelis Al-Quran.

Situasi dan Kondisi Ramadhan di Pelbagai Negara Islam

Para muslimah Indonesia juga dengan mengenakan mukena setempat ikut berpartisipasi dalam majelis-majelis Al-Quran ini.

India

Di India yang memiliki keragaman budaya, bangsa dan pelbagai ras, bulan Ramadhan memiliki nuansa tersendiri. Di negara ini, sebagian non muslim juga menjamu dengan menyelenggarkan jamuan-jamuan berbuka untuk orang-orang yang berpuasa.

Layaknya negara Lebanon, di India juga ada orang-orang yang disebut dengan pengumandang sahur. Mereka membangunkan kaum muslim untuk shalat Shubuh dan memakan sahur.

Situasi dan Kondisi Ramadhan di Pelbagai Negara Islam

Populasi muslim India lebih dari 200 juta orang. Sebagian kaum muslimin dikarenakan jenjang kasta yang ada di negara ini untuk urusan penghidupannya bekerja dengan kondisi yang sukar. Namun dengan adanya semua problem tersebut, mereka meninggalkan pekerjaan mereka saat tiba berbuka dan, mendengarkan suara azan dengan duduk dengan khidmat di samping hidangan berbuka dengan makanan yang dibawa dari rumah ke tempat kerja.

Pakistan

Dengan adanya panas terik yang menyengat di sebagian kawasan Pakistan, bulan Ramadhan di negara ini memiliki suasana dan kondisi lain; jauh-jauh hari masyarakat muslim negara ini sudah menghitung tibanya bulan suci Ramadhan.

Masyarakat Pakistan akrab dengan Al-Quran pada bulan ini.

Situasi dan Kondisi Ramadhan di Pelbagai Negara Islam

Sebagaimana Iran, di negara Pakistan juga Zoolbia (kue istimewa) dijual sebagai manisan khusus pada bulan Ramadhan.

Bertepatan dengan bulan ini, pasar-pasar Pakistan juga memasarkan bahan makanan yang dibutuhkan oleh masyarakat dan bahkan sebagian para penjual mengurangi harga sebagian bahan makanan, sehingga orang-orang yang pendapatannya minim dapat membelinya.

Pembelian tasbih pada bulan Ramadhan termasuk salah satu tradisi yang marak di negara ini. Di sebagian pasar-pasar negara ini menjual pelbagai jenis tasbih.

http://iqna.ir/fa/news/3506545

captcha