IQNA

Khanzadeh:
1:02 - July 06, 2016
Berita ID: 3470510
IRAN (IQNA) - Raein Akbar Khanzadeh yang telah melaunching kinerja terbarunya dengan topik Al-Quran terbesar dunia di hadapan Ayatullah Makarim Shirazi pada tanggal 3 Juli mengatakan, Al-Quran terkecil yang saya kerjakan ditulis dalam dimensi 5x7 ml dan saya telah melakukan surat menyurat dengan kantor wakil Guinness dan saya sedang menyiapkan galeri-galeri Al-Quran tersebut dan saya kirim untuk memikat perhatian mereka.

Raein Akbar Khanzadeh, seniman penulis Al-Quran saat wawancara dengan IQNA mengatakan, Al-Quran terbesar dunia dimana untuk mereproduksinya memakan waktu hampir dua tahun dipamerkan dalam pameran Al-Quran internasional ke 24.

"Namun setelah rampungnya pekerjaan Al-Quran ini, sebelum mengetengahkannya dalam pameran Al-Quran pertama-tama bentuk Al-Quran ini hendak saya launching dengan memperlihatkan kepada beliau, namun dikarenakan sempitnya waktu hal ini akhirnya tidak terealisasi, namun akhirnya Al-Quran ini dalam beberapa hari lalu dan dalam bentuk pertemuan dengan Ayatullah Makarim Shirazi di kota suci Qom dilaunchingkan secara resmi,” ucapnya.

Dari Launching Mushaf Terbesar sampai Pencatatan Al-Quran Terkecil Dunia di Guinness

Khanzadeh menegaskan tentang kriteria Al-Quran terbesar dunia tersebut, sebagaimana yang sudah diisyaratkan sebelumnya, Al-Quran ini diukir dalam dimensi 170 x 130 cm dalam dua lembar perak dan platinum dengan berat 80 kg, sementara satu kilo juga menggunakan emas dalam ornamennya.

"Sebelumnya saya juga menganggap Al-Quran terkecil dunia, namun sama sekali tidak ada kesempatan untuk memperkenalkan dan mencatatkannya, dan karenanya lembaran-lembaran Al-Quran ini secara terpisah-pisah saya hadiahkan kepada teman-teman,” lanjutnya.

Ia mengatakan, baru-baru ini kondisinya memungkinkan sehingga Al-Quran ini dapat ditulis dalam dimensi 5 x 7 ml, dan karenanya saya melakukan surat menyurat dengan kantor wakil Guinness di Emirat dan berencana menyiapkan galeri-galeri Al-Quran ini dan saya kirimkan untuk memikat perhatian mereka.

Lebih lanjut Khanzadeh mengintroduksikan, sebagaimana yang telah saya katakan, bahwa selama bertahun-tahun lembaran-lembaran Al-Quran tersebut, dihadiahkan kepada teman-teman, dengan demikian saya harus menyempurnakan kekurangan-kekurangan tersebut sehingga siap untuk dicatat dalam Guinnes.

Di penghujung ia menambahkan, khat yang dipakai adalah khat biasa, namun dapat dibaca dan di situ diberikan hiasan yang sangat sederhana. Nama surat-suratnya benar-benar jelas dan jilidnya juga diberikan hiasan emas, dimana lembaran-lembaran kitab ini dari jenis kertas dan dapat dibolak balik dan dapat dijaga.

http://iqna.ir/fa/news/3512769

Kunci-kunci: Mushaf ، Al-Quran ، Gunness
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\