IQNA

20:43 - February 02, 2017
Berita ID: 3470997

Proses Permohonan “Larangan Pindah Kedutaan-kedutaan Besar ke Al-Quds” di Liga Arab

PALESTINA (IQNA) - Wakil tetap Palestina di Liga Arab meminta pentingnya penerapan butir terkait larangan pindah sejumlah kedutaan ke al-Quds (Yerusalem) dalam agenda pertemuan puncak mendatang liga tersebut.

Proses Permohonan “Larangan Pindah Kedutaan-kedutaan Besar ke Al-Quds” di Liga Arab

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari INA, Jamal al Shubki, Duta Palestina di Kairo dan wakil tetap negara ini di Liga Arab, Selasa (31/1) dalam merespon keputusan Donald Trump, Presiden Amerika yang hendak memindahkan kedutaan besar negara ini dari Tel Aviv ke al-Quds, meminta pemberian butir khusus pelarangan pemindahan sejumlah kedutaan ke al-Quds dalam pertemuan mendatang liga tersebut.

147 pertemuan para menteri luar negeri anggota Liga Arab diselenggarakan 7 Maret, di tempat liga tersebut di Kairo, Mesir.

Jamal al Shubki dengan mengeluarkan sebuah statemen mengumumkan, wakil tetap Palestina di Liga Arab menyusun draf udang-undang, dimana negara-negara Arab dengan bersadar pada undang-undang dan resolusi internasional serta dengan mengambil langkah-langkah praktis dalam ranah ini, harus mencegah pemindahan sejumlah kedutaan dan dewan-dewan diplomasi pelbagai negara ke al-Quds.

Dalam statemen tersebut dikemukakan, tujuan penerapan butir ini dalam jadwal kerja Liga Arab adalah mencegah peresmian agenda-agenda Israel dalam menguasai al-Quds dan memaksakan keinginan-keinginan rezim atas kota tersebut dan ini adalah tanggung jawab berat, yang harus dihadapi dengan ijma’ negara-negara Arab.

Wakil tetap Palestina di Liga Arab di penghujung mengatakan, mekanisme pengawasan terhadap masalah pemindahan kedutaan besar dari Tel Aviv ke al-Quds dan mencegah aksi tersebut membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh negara-negara Arab, lembaga dan yayasan terkait di dunia Arab.

http://iqna.ir/fa/news/3569364

captcha