IQNA

12:47 - July 10, 2017
Berita ID: 3471380
MALAYSIA (IQNA) - Sekelompok riset universitas Ilmu Islam Malaysia dengan tujuan membantu orang-orang yang tertimpa problem pendengaran, memproduksi software al-Quran dengan bahasa isyarat, yang mencakup pelajaran-pelajaran pendahuluan al-Quran dan pembahasan ibadah.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari Astro Awani, orang yang tertimpa problem pendengaran setelah ini dapat mempelajari al-Quran dan pembahasan-pembahasan ibadah dengan metode yang lebih asyik dan lebih mudah.

Sekelompok penelitian universitas Ilmu Islam Malaysia memproduksi sebuah software al-Quran dengan bahasa isyarat dengan tujuan membantu orang yang tertimpa problem pendengaran, yang mencakup pembahasan-pembahasan pendahuluan al-Quran dan pembahasan ibadah.

Muhammad Raus, pengajar kelompok telaah al-Quran dan sunnah universitas Ilmu Islam Malaysia mengatakan, tujuan pertama produksi software ini, yang diproduksi dengan anggaran sekitar 7800 Ringgit adalah memenuhi kebutuhan-kebutuhan para tunarungu dan meningkatkan keterampilan pembelajaran mereka.

"Tugas kita adalah mengetengahkan ilmu pendahuluan tentang mekanisme membaca al-Quran dan mempermudah memahami al-Quran untuk para tunarungu,” imbuhnya.

Ia mengatakan, software ini adalah sebuah program edukasi, yang membantu anak-anak tunarungu untuk mempelajari al-Quran, seperti anak-anak yang sedang belajar di sekolah-sekolah agama.

Dalam software ini menggunakan efek audio, visual, dan bahasa isyarat untuk edukasi al-Quran kepada para tunanetra.

Muhammad Raus mengatakan, kami untuk menyediakan software ini pergi ke sebuah sekolah agama khusus di kota Johor Baru; sebuah tempat dimana anak-anak cinta membaca al-Quran dan antusias belajar membaca al-Quran.

Software ini mendapatkan medali emas inovasi internasional tahun 2017 di pameran teknologi dan inovasi di Kuala Lumpur.

http://iqna.ir/fa/news/3616700

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\