IQNA

9:27 - September 19, 2017
Berita ID: 3471570
INDONESIA (IQNA) - Sekolah Islam Ibnu Mas’ud di Sukajaya, Jawa Barat Indonesia ditutup setelah ada kontak para tetangga dan identivikasi terlibat dengan ISIS.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Jakarta Globe, sejumlah riset menunjukkan setidaknya 8 orang dari staf dan 4 pelajar sekolah Ibnu Mas’ud dalam jarak 3 tahun (2013-2016) berupaya pergi ke Suriah guna bergabung dengan ISIS.

Meski sekolah ini menyangkal segala kalim keterlibatannya dengan ISIS dan kelompok takfiri, namun pihak polisi memaksa para staf agar menghubungi seluruh orang tua sekitar 250 pelajar dan mengeluarkan mereka dari sekolah tersebut.

Agus Purwoko, ketua sekolah pekan lalu mengatakan, di sekolah ini para pelajar diajarkan membaca dan menghafal Alquran.

Dengan demikian, Ibnu Mas’ud hanya sebuah pusat penjagaan anak-anak kecil; anak-anak yang mana kedua orang tua mereka sedang bercerai atau dipenjara atau sedang menghadapi problem-problem lainnya.

Namun penduduk kawasan ini sudah lama mengadukan keberadaan sekolah ini dan puncak pesimismenya adalah pembakaran bendera Indonesia pada hari kemerdekaan negara ini pada bulan lalu.

Dalam satu dekade kegiatan sekolah ini, setidaknya mantan 18 pelajar, para pengajar, kedua orang tua, pendiri, dan penyokong keuangan sekolah ini ditangkap dengan dakwaan berpartisipasi dalam aktivitas teroris di Indonesia.

Negara Indonesia juga seperti negara-negara Asia Tenggara lainnya yang tertimpa krisis para ekstremis dan teroris sedangkan negara-negara Arab mempengaruhi negara ini dengan pemikiran-pemikiran ekstrem mereka.

Pemerintah Indonesia sebelumnya dan sekarang ini berupaya mengakhiri ekstremisme di kawasan ini dan lewat pelbagai cara, sedang menangani masalah ini.

http://iqna.ir/fa/news/3643268

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\