IQNA

20:30 - November 02, 2018
Berita ID: 3472627
PALESTINA (IQNA) - Warga Palestina hari ini melakukan demo dalam peringatan deklarasi buruk Balfour ke-101 di pelbagai kawasan negara ini.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Maan, demonstrasi diselenggarakan dengan slogan "Masyarakat kami menjatuhkan rencana buruk" dan sejalan dengan serangkaian demonstrasi hak untuk kembali di perbatasan Jalur Gaza dengan wilayah pendudukan Palestina.

Dalam hal ini, Dewan Nasional Demo Kembali dan mengalahkan blockade, dengan mengeluarkan pernyataan meminta penduduk Jalur Gaza, Tepi Barat dan warga Palestina yang tinggal di wilayah pendudukan tahun 48, untuk hadir dalam demo ini dengan maksud untuk melindungi hak-hak nasional dan kesatuan nasib.

Dalam pernyataannya, dewan ini di samping menekankan kontinuitas demonstrasi kembali dan mengalahkan blockade sampai terealisasi penuh dari tujuan-tujuan yang ada, menyerukan warga Palestina untuk memahami pentingnya menjaga esensi koeksistensi dan populer demonstrasi dan sarana-sarananya sebagai simbol kebangkitan nasional.

Pernyataan itu, demikian juga menekankan perlunya mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi jiwa para partisipan dalam demonstrasi melawan para sniper Israel. Diharapkan bahwa delegasi keamanan dari Mesir akan hadir di perbatasan-perbatasan Jalur Gaza untuk menindaklanjuti secara damai demonstrasi tersebut.

Warga Palestina sejak 30 Maret lalu secara teratur berkumpul dalam demonstrasi damai di dekat tembok penghalang antara Gaza dan wilayah pendudukan Palestina pada tahun 1948 dan menyerukan pemulangan para pengungsi ke rumah dan tempat tinggal mereka serta mengalahkan blokade Gaza.

Tentara Zionis menekan demonstrasi dengan menggunakan kekerasan dan penembakan langsung serta penggunaan gas beracun dan air mata, dalam serangkaian demonstrasi ini 228 warga telah gugur, di antara mereka jenazah 10 syahid ditangkap dan tidak terdaftar di Kementerian Kesehatan Palestina. 22 ribu orang terluka juga, sementara 460 orang dalam kondisi parah.

Deklarasi Balfour adalah sebuah surat bersejarah yang ditulis pada 2 November 1917, oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Arthur James Balfour, yang ditujukan kepada Walter Rothschild, seorang politisi Yahudi dan anggota majelis umum Inggris dan menggariskan "sikap positif"  pemerintah Britania untuk "penciptaan rumah nasional bagi orang-orang Yahudi di tanah Palestina." Deklarasi Balfour menandai awal dari upaya internasional untuk mendirikan negara palsu Israel.

 

http://iqna.ir/fa/news/3760499

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\