IQNA

23:00 - March 29, 2019
Berita ID: 3473003
SELANDIA BARU (IQNA) - Acara peringatan untuk korban serangan teroris di dua masjid Christchurch Selandia Baru diadakan hari ini di kota tersebut.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Reuters, ribuan orang, termasuk perdana menteri dan perwakilan dari pemerintah dan parlemen dan negara-negara asing, menghadiri acara di Taman Hagley dekat Masjid Al Noor.

Masjid Al Noor adalah salah satu dari dua masjid pada hari Jumat pada dua pekan lalu yang menjadi target serangan teroris Brenton Tarrant, seorang warga Australia berusia 28 tahun. Dalam serangan itu, 50 Muslim terbunuh dan banyak yang terluka.

Pada acara hari Jumat tersebut, 50 nama korban dibacakan, dan orang-orang yang hadir berdiri hening untuk menghormati mereka.

"Hari ini, kami masih tidak aman dari virus kebencian dan ketakutan orang lain, dan kami belum pernah sebelumnya," kata Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern pada acara tersebut.

Dia menambahkan, tapi kita bisa menjadi negara yang menemukan cara untuk menyembuhkannya. Dengan demikian, kita semua selanjutnya harus berupaya dalam hal ini.

Perdana menteri Selandia Baru, yang mengenakan pakaian Maori, penduduk asli Selandia Baru, juga menekankan bahwa dunia harus menghentikan siklus ekstremisme, yang mana upaya global dalam hal ini adalah perlu.

Penyelenggaraan Acara Mengenang Para Korban Serangan ke Dua Masjid di Selandia Baru

Penyelenggaraan Acara Mengenang Para Korban Serangan ke Dua Masjid di Selandia Baru

Penyelenggaraan Acara Mengenang Para Korban Serangan ke Dua Masjid di Selandia Baru

Penyelenggaraan Acara Mengenang Para Korban Serangan ke Dua Masjid di Selandia Baru

http://iqna.ir/fa/news/3800223

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\