IQNA

9:06 - March 01, 2020
Berita ID: 3473980
TEHERAN (IQNA) - Pejabat Taliban mengatakan: Sebuah delegasi tiba di Doha, ibu kota Qatar, untuk menandatangani perjanjian supaya menarik pasukan AS dari Afganistan, Sabtu (29/2).

Arabi 21 melaporkan, Delegasi yang beranggotakan 31 orang tiba di Qatar untuk menandatangani perjanjian dimulainya penarikan pasukan AS dari Afganistan.

Presiden AS, Donald Trump mengatakan pada Jumat dalam sebuah pernyataan bahwa "menteri luar negerinya, Mike Pompeo telah melakukan perjalanan ke Qatar dan akan menghadiri acara penandatanganan dengan Taliban di Doha, ibu kota Qatar hari ini."

Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu juga akan menghadiri acara penandatanganan ini.

Juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid mengatakan: “Hari ini semua pasukan Taliban telah diperintahkan untuk menahan diri dari segala bentuk serangan apa pun.”

"Kami berharap Amerika Serikat tetap berkomitmen pada janjinya selama pembicaraan damai dan kesepakatan, dan komitmen itu penting bagi Taliban," katanya, dengan mengisyaratkan bahwa pesawat pasukan asing terbang di atas wilayah yang dikuasai Taliban.

"Jika Taliban dan pemerintah Afganistan mematuhi komitmen ini, kami telah mengambil langkah kuat untuk mengakhiri perang di Afganistan dan membawa pasukan kami kembali pulang," kata Donald Trump dalam sebuah pernyataan.

Andrew Watkins, seorang pejabat International Crisis Group mengatakan, “Ada banyak spekulasi tentang isi perjanjian itu. Kami tahu konsep dasar perjanjian ini, tetapi kami tidak yakin dengan semua ketentuan perjanjian.”

Perlu diketahui, pada tanggal 8 September 2019, Donald Trump tiba-tiba membatalkan kesepakatan ketika seorang tentara AS terbunuh di Kabul. Setelah berminggu-minggu negosiasi, Taliban dan Amerika Serikat memulai periode berkurangnya kekerasan di Afganistan, yang berakhir Sabtu kemarin. (hry)

 

3882183

Kunci-kunci: Doha ، Delegasi Taliban ، Perjanjian ، Pasukan AS
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\