IQNA

15:56 - April 22, 2020
Berita ID: 3474156
TEHERAN (IQNA) - Pemerintah India telah menginterogasi fotografer negara itu, yang telah menerbitkan gambar-gambar kejahatan terhadap Muslim di Kashmir dan dia hari ini akan menjelaskan hal ini kepada pasukan keamanan.

Iqna melaporkan dari India, Masrat Zahra adalah seorang fotografer India berusia 26 tahun yang dikarenakan publikasi gambar kejahatan yang dilakukan terhadap Muslim di Kashmir, saat ini tunduk pada undang-undang tentang kegiatan ilegal di India.

Dia karena mempublikasi gambar-gambar dan mempostingnya di ruang maya, telah dituduh melakukan aktivitas anti-pemerintah India dan telah diklasifikasikan oleh polisi Kashmir sebagai orang yang mendapat hukuman karena melakukan kegiatan anti-nasional.

Dia berasal dari kota Srinagar, Kashmir, dan tersangka masuk pada tuduhan tersebut, yaitu menerbitkan gambar-gambar tersebut untuk menyulut emosi kaum muda dan melakukan kejahatan terhadap pemerintah India.

Fotografer juga menerbitkan gambar-gambar tersebut di Washington Post, radio dan televisi pemerintah Turki, Al Jazeera dan majalah Caravan.

Polisi dalam hal ini mengatakan bahwa tuduhan itu didasarkan pada laporan dan investigasi yang sampai ke tangan mereka dan pemeriksaan akan terus berlanjut. Fotografer India ini telah dipanggil ke Biro Investigasi Federal untuk diinterogasi atas tindakan yang telah dia lakukan.

Di bawah salah satu gambar yang diterbitkan oleh Zahra, tertulis; Arifa sayang, dua dekade setelah suaminya ditembak oleh tentara India pada tahun 2000, sangat menderita atas serangan yang mengerikan ini. Dia masih mendengar suara tembakan dan masih teringat akan tubuh suaminya yang basah bersimbah darah, yang terbunuh oleh 18 peluru.

3893147

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\