
“Pusat-pusat Alquran dan sekolah didirikan dengan tujuan mengajarkan ajaran Alquran dan ilmu-ilmu Alquran serta memublikasikan budaya dan identitas keagamaan di kalangan generasi muda,” menurut Iqna, mengutip 26 September net.
Langkah-langkah ini dilakukan sejalan dengan penekanan kuat dari Sayyid Abdul Malik Badr al-Din Houthi, pemimpin gerakan Ansarullah Yaman, dalam mengajarkan Alquran dan memperluas kegiatan budaya dengan tujuan menarik kaum muda. Menurutnya, langkah tersebut mengarah pada pemantapan identitas keagamaan dan kebangsaan pemuda.
Abdullah Al-Razahi, Wakil Menteri Pemuda dan Ketua Komite Teknis untuk Kegiatan dan Kursus Musim Panas, menekankan jumlah pelajar dan sukarelawan yang terdaftar dalam kursus musim panas di tahun baru diharapkan mencapai satu juta lima ratus ribu orang.
Para pelajar ini dididik di 9.100 sekolah dan pusat, dan 20.000 guru akan mengajarkan Alquran kepada para sukarelawan di pusat-pusat tersebut.
Tahun lalu, kursus musim panas dan sekolah pelatihan Alquran menampung lebih dari 733 ribu sukarelawan pria dan wanita, dan kegiatan Alquran yang dilakukan di sekolah dan kursus ini disambut baik oleh para pelajar dan sukarelawan ini. (HRY)
4137221