
Menurut Iqna mengutip muslimsaroundtheworldT, sejarah kedatangan Islam di Hongaria dimulai pada akhir abad ke-9 Masehi, ketika umat Muslim menjadi bagian dari suku-suku yang menaklukkan Hongaria. Antara abad ke-10 dan ke-13 Masehi, lebih banyak imigran Muslim dengan beragam asal etnis memasuki wilayah tersebut. Pengaruh Islam semakin intensif pada abad ke-16 dan ke-17, selama pemerintahan Kekaisaran Ottoman di Hongaria.
Penulis Islam pertama yang berbicara tentang komunitas Muslim di Hongaria adalah Yaqut al-Hamawi (575-626 H/1179-1229 M). Dalam kamus geografisnya yang terkenal, Mu'jam al-Buldan, ia menyebutkan seorang cendekiawan agama Hongaria yang belajar di Aleppo. Hamawi mengutip pernyataannya bahwa pada waktu itu terdapat 30 desa Muslim di Hongaria. Yaqut al-Hamawi memberikan rincian tentang sejarah dan kehidupan umat Muslim di Hongaria dalam bukunya.
Pada abad terakhir, negara ini telah menarik sejumlah besar Muslim Bosnia, Albania, dan Turki. Sayangnya, Islam telah menjadi agama marginal di negara ini saat ini. Saat ini terdapat sekitar 30.000 Muslim yang tinggal di negara ini, sebagian besar berasal dari Arab atau Turki. Namun, jumlah warga Hungaria baru yang memeluk Islam juga meningkat.
Penerjemahan Alquran dari bahasa Latin ke dalam bahasa-bahasa nasional Eropa dimulai pada abad ke-17. Kritik terhadap Alquran dan Islam telah menjadi pendekatan dan metodologi yang diakui di Eropa sejak abad ke-12.
Terjemahan Alquran pertama di Eropa
Terjemahan pertama ke dalam bahasa Jerman dibuat oleh pendeta Protestan dan orientalis Salomon Schweiger (1551-1622) di Nuremberg pada tahun 1616. Terjemahan pertama ke dalam bahasa Prancis dibuat oleh orientalis André Du Ryer (1580-1672), dan diterbitkan pada tahun 1647.
Terjemahan bahasa Inggris pertama juga dibuat oleh penulis dan pendeta Skotlandia, Alexander Ross (1590-1654) pada tahun 1647. Semua terjemahan ini berasal dari bahasa Latin hingga George Seale (1697-1736) menerbitkan terjemahan Alquran langsung dari teks Arab, yang diterbitkan pada tahun 1734.
Seiring bertambahnya jumlah umat Islam di Hongaria, kebutuhan akan terjemahan teks-teks Islam ke dalam bahasa resmi negara tersebut meningkat. Dalam kasus bahasa Hongaria, yang dituturkan oleh sekitar 15 juta orang, terdapat banyak terjemahan makna Alquran ke dalam bahasa ini.
Terjemahan lengkap pertama Alquran ke dalam bahasa Hongaria
Terjemahan lengkap pertama makna Alquran ke dalam bahasa Hongaria selesai pada tahun 1831. Buku tersebut terdiri dari 516 halaman dan berjudul "Alquran, Akidah Islam". Penerjemahnya adalah Buzitai Szedlmayer Imre dan Gedeon György. Edisi ini didasarkan pada terjemahan dari bahasa Latin dan bahasa-bahasa Eropa lainnya dan bertujuan untuk membahas dan mengkritik Islam.
Terjemahan terbaru lainnya termasuk terjemahan oleh Syekh Abdel Rahman Mihalffy, mantan presiden Dewan Fatwa Eropa. (HRY)