IQNA

Situasi Genting Para Pengungsi Rohingya di Indonesia

13:15 - May 04, 2026
Berita ID: 3483581
IQNA - Muslim Rohingya di Indonesia menghadapi kehidupan yang sulit meskipun telah diberikan tempat berlindung oleh pemerintah Indonesia dan masyarakat setempat, dan mengalami situasi yang genting karena berkurangnya dukungan kemanusiaan.

Menurut Iqna mengutip Muslims Around the World, dalam situasi yang mencerminkan meningkatnya tantangan kemanusiaan, Muslim Rohingya di Indonesia menghadapi kehidupan yang sulit meskipun telah diberikan tempat tinggal oleh pemerintah Indonesia dan masyarakat setempat, dan menghadapi kondisi yang lebih rumit karena pengurangan dukungan kemanusiaan dalam beberapa bulan terakhir. 

Statistik menunjukkan bahwa ada sekitar 2.000 Muslim Rohingya di Indonesia, lebih dari 1.300 di antaranya tinggal di kota Pekanbaru di wilayah Riau, dan sisanya tinggal di Aceh dan Medan, dua wilayah di utara dan barat negara tersebut.

Sejak tahun 2026, para pengungsi menghadapi kesulitan yang semakin meningkat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, termasuk makanan, tempat tinggal, dan kesehatan, sehingga mereka berada dalam krisis kemanusiaan yang mengancam stabilitas mereka setiap hari.

Pengurangan pendanaan untuk Organisasi Internasional untuk Migrasi juga memperburuk krisis ini, dengan dukungan organisasi tersebut terbatas pada kelompok rentan seperti keluarga dengan anak kecil, wanita hamil, dan lansia, sehingga banyak pengungsi tidak mendapatkan bantuan apa pun.

Situasi ini membutuhkan tindakan internasional yang mendesak untuk memperkuat dukungan kemanusiaan dan memastikan bahwa komunitas Muslim ini diberikan kebutuhan minimum untuk kehidupan yang bermartabat.

Meskipun Indonesia belum seketat Malaysia dan Thailand dalam menerima pengungsi Rohingya, Amnesty International dan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi telah menyerukan kepada pemerintah untuk mengizinkan kelompok pengungsi Rohingya yang terdampar di laut untuk memasuki wilayahnya.

Rohingya, yang sebagian besar beragama Islam, telah digambarkan sebagai "minoritas yang paling teraniaya di dunia".

Saat ini, hampir satu juta Rohingya - setengahnya adalah anak-anak - masih hidup dalam kondisi kumuh di kamp-kamp pengungsi yang padat di Bangladesh, di mana mereka sebagian besar tidak dapat bekerja, pergerakan mereka dibatasi, dan kelompok hak asasi manusia mengatakan mereka menghadapi pelanggaran hak asasi manusia. (HRY)

 

4350062

Kunci-kunci: Situasi ، genting ، para pengungsi ، rohingya ، indonesia
captcha