
Menurut kantor berita Palestina Safa, Al-Quds International Institution menyerukan kepada penduduk Quds dan warga Palestina yang tinggal di wilayah pendudukan tahun 1948 untuk pergi ke tempat suci tersebut pada hari Kamis dan Jumat mendatang untuk membela Masjid Al-Aqsa dan menghadapi agresi rezim Zionis.
Lembaga tersebut menekankan bahwa kehadiran yang meluas, doa, pelaksanaan shalat, pembacaan Alquran, dan penguatan kehadiran publik di halaman Masjid Al-Aqsa dan di kota tua Quds akan menjadi cara terpenting untuk menghadapi "pawai bendera" dan tindakan para pemukim.
Al-Quds International Institution mengumumkan dalam pernyataannya bahwa bertepatannya peringatan pendudukan Quds dengan peringatan ke-78 Nakba Palestina pada hari Jumat, 15 Mei 2026, menunjukkan konvergensi jalan dalam menghadapi "proyek penghapusan dan totalisasi" rezim Zionis dengan dukungan AS.
Lembaga tersebut mengumumkan bahwa rezim Zionis berupaya untuk menghilangkan hak kembali pengungsi Palestina, menghilangkan peran UNRWA sebagai saksi internasional atas masalah pengungsi Palestina, dan pada saat yang sama memajukan proses Yahudisasi Masjid Al-Aqsa dan sepenuhnya mengubahnya menjadi kuil imajiner dan yang diklaim.
Pernyataan itu juga menyatakan bahwa rezim pendudukan berupaya mengubah Quds Arab menjadi "Quds Ibrani" sambil secara bersamaan melancarkan perang terhadap Gaza, kebijakan pengusiran paksa di Tepi Barat, dan tekanan terhadap poros perlawanan di Lebanon dan Iran.
Peringatan tentang Peningkatan Serangan terhadap Masjid Al-Aqsa
Al-Quds International Institution memperingatkan bahwa rezim Zionis, berkoordinasi dengan kelompok-kelompok yang dikenal sebagai "Organisasi Kuil", berupaya mengubah peringatan pendudukan Quds menjadi babak baru serangan terhadap Masjid Al-Aqsa.
Menurut pernyataan tersebut, di antara tujuan Tel Aviv adalah untuk menetapkan prosedur baru di Masjid Al-Aqsa, termasuk upaya untuk memberlakukan penggerebekan pemukim pada hari Jumat, sebuah tindakan yang belum pernah terjadi sejak pendudukan Quds pada tahun 1967. (HRY)