IQNA

Menjelajahi Masa Depan Ekonomi Halal di Taiwan

11:16 - June 01, 2026
Berita ID: 3483685
IQNA - Taipei, ibu kota Taiwan, menjadi tuan rumah pertemuan tahunan Asosiasi Pengembangan Kesehatan Halal Taiwan tahun 2026, yang dihadiri oleh sekitar 700 pakar dan aktivis dari industri halal.

Menurut Iqna mengutip muslimsaroundtheworld, mengingat peran Taiwan yang berkembang pesat dalam ekonomi Islam global, Taipei, ibu kota Taiwan, menjadi tuan rumah pertemuan tahunan Asosiasi Pengembangan Kesehatan Halal Taiwan tahun 2026, yang dihadiri sekitar 700 akademisi, pejabat industri, produsen, pakar, delegasi internasional, dan perwakilan kantor perdagangan luar negeri dari Asia dan Timur Tengah untuk membahas masa depan pasar halal global, yang diperkirakan bernilai sekitar 5 triliun dolar AS.

Pertemuan tahunan yang diadakan di Howard International Civil Service Center di Taipei ini dihadiri oleh delegasi dari tujuh negara anggota Asia dari World Halal Food Council (WHFC), bersama dengan perwakilan dari Yordania, Nigeria, Brunei, Arab Saudi, Malaysia, dan Indonesia. Acara tersebut mencerminkan upaya Taiwan untuk memperkuat posisinya sebagai pusat yang sedang berkembang untuk industri halal global.

Pada pertemuan di Taipei, Asosiasi Pengembangan Integritas Halal Taiwan (THIDA) mempresentasikan visinya untuk mengubah negara tersebut menjadi pusat terpercaya bagi industri halal pada tahun 2030 melalui transformasi digital, perluasan kemitraan regional dan internasional, serta mendorong inovasi industri.

Hasil pertemuan tersebut menunjukkan pergeseran signifikan dalam konsep ekonomi halal di Taiwan. Konsep tersebut tidak lagi terbatas pada produk makanan tradisional, tetapi telah meluas hingga mencakup bioteknologi, produk medis, dan inovasi industri modern.

Pertemuan tersebut menekankan pentingnya kemitraan internasional sebagai pilar utama strategi halal Taiwan. Perwakilan dari Malaysia dan Indonesia juga menyatakan bahwa halal telah menjadi sistem ekonomi global yang berbasis pada kepercayaan, kualitas, integritas, dan kemajuan teknologi, bukan sekadar kategori makanan.

Pertemuan tersebut mencakup Pameran Mini Halal Asia, di mana perusahaan-perusahaan bersertifikasi THIDA memamerkan produk-produk siap ekspor, termasuk makanan, kosmetik, bioteknologi, dan bahan baku.

Pameran ini berfungsi sebagai platform untuk meningkatkan kepercayaan internasional terhadap produk-produk Taiwan dan memberikan peluang langsung bagi perusahaan untuk memperluas kehadiran bisnis mereka di pasar halal Asia, di tengah meningkatnya persaingan di salah satu sektor ekonomi yang tumbuh paling cepat di dunia. (HRY)

 

4355294

Kunci-kunci: masa depan ، Ekonomi ، halal ، taiwan
captcha