
Menurut Iqna mengutip situs web makam suci Alawi, koleksi berharga berupa karya-karya indah, manuskrip, Alquran kuno, dan dokumen-dokumen bersejarah dipamerkan di Aula Sayyidah Aminah (sa) di Halaman Sayyidah Zahra (sa).
Pameran ini mencakup contoh-contoh Alquran tulisan tangan dan dokumen-dokumen bersejarah yang dianggap sebagai warisan berharga di bidang ilmu pengetahuan dan budaya.
Perbendaharaan Alawi adalah salah satu perpustakaan dan harta karun tertua dan paling terkenal di Irak dan dunia Islam, dan kali ini, karya-karya tersebut dipresentasikan dengan cara yang berbeda dari pameran-pameran sebelumnya.
Selain itu, salinan penting Alquran berusia seribu tahun (yaitu karya yang ditulis lebih dari seribu tahun yang lalu) telah dipamerkan untuk umum, beberapa di antaranya dipamerkan untuk pertama kalinya.
Pameran ini juga menampilkan contoh-contoh Alquran dan manuskrip yang disimpan di perbendaharaan Alawi.
Pameran ini, yang diselenggarakan oleh Departemen Urusan Intelektual dan Kebudayaan dari Makam Suci Alawi, akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 21 Dzulhijjah dan bertujuan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam kesempatan yang mulia ini, memublikasikan budaya baiat dan berwilayah kepada Amirul Mukminin (as), serta menjaga agar pesan Ghadir tetap hidup di hati dan pikiran.
Pameran karya-karya dan manuskrip-manuskrip indah dari perbendaharaan Alaqi memberikan kesempatan berharga bagi mereka yang tertarik pada warisan budaya dan sejarah untuk mengenal lebih dekat harta karun unik berupa karya-karya ilmiah dan sejarah. (HRY)