IQNA

Ketenangan Qurani Tahanan Dibebaskan dari Gaza di tengah Kegemparan Masyarakat Zionis

12:21 - July 19, 2026
Berita ID: 3483879
Tawanan Gaza Palestina
IQNA - Beredarnya rekaman video seorang tahanan yang dibebaskan dari perang Gaza sedang membaca Alquran telah memicu kontroversi baru di wilayah pendudukan.

Menurut Iqna mengutip Palestine Now, perilisan video Emily Damari, mantan tahanan Israel yang dibebaskan setelah 471 hari ditawan di Gaza, telah memicu gelombang reaksi tajam dan marah di kalangan politik dan sosial rezim Zionis.

Video tersebut, yang diunggah oleh salah satu teman Damari di Instagram, menunjukkan dia sedang mengemudi sambil mendengarkan Alquran. Meskipun temannya meminta untuk mematikan radio, Damari bersikeras untuk melanjutkan bacaannya, mengungkapkan kecintaannya pada membaca Alquran, dengan mengatakan bahwa itu menenangkan. Di latar belakang klip ini, sedang disiarkan ayat 104 surah Yunus dengan tema Tauhid:

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي شَكٍّ مِّن دِينِي فَلَا أَعْبُدُ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ وَلَكِنْ أَعْبُدُ اللَّهَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

 "Katakanlah: "Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman”.

Emily Damari, yang dibebaskan selama perjanjian gencatan senjata dalam perang Gaza pada Januari 2025, sebelumnya telah membuat pernyataan yang menggugah pikiran tentang perlakuan manusiawi dari pasukan Brigade Qassam selama masa penahanannya. Merujuk pada perawatan medis yang diberikan oleh pasukan perlawanan bahkan setelah ia terluka dalam pemboman rezim Israel, ia menegaskan bahwa kondisi fisiknya setelah dibebaskan jauh lebih baik dari yang diperkirakan.

Hal penting yang perlu diperhatikan dalam video ini tidak hanya terbatas pada keintiman bacaan Alquran; di bagian dokumentasi video ini, Damari merujuk pada perilakunya yang tidak biasa setelah dibebaskan, termasuk kehadirannya yang sering di dekat perbatasan Jalur Gaza untuk mendengarkan suara-suara yang berasal dari daerah tersebut, yang menurutnya, bertentangan dengan kepercayaan umum, memberinya rasa kedamaian.

Liputan media ini muncul pada saat kelompok-kelompok ekstremis di wilayah pendudukan mengkritik keras pendekatan ini dan menyerukan tindakan keamanan terhadap mantan tahanan tersebut. Insiden ini sekali lagi menyoroti kesenjangan antara narasi resmi otoritas Israel tentang penahanan mereka dan pengalaman sebenarnya dari para tahanan. (HRY)

 

4364562

Kunci-kunci: Ketenangan ، Qurani ، Tahanan
captcha