IQNA

Al Quran adalah Kitab Petunjuk Islam Sejati

13:21 - August 17, 2007
Berita ID: 1572510
Haddad Adil: Kalau kita ingin melihat ajaran Islam yang sebenarnya maka kita bisa saksikan di dalam Al Quran
Iqna: Ketua Parlemen Republik Islam Iran, Gholam Ali Haddad Adil dalam sambutannya pada acara penutupan MTQ internasional XXIV di Tehran menyampaikan selamat memasuki bulan Sya’ban. Menurutnya bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, salah satunya adalah dengan diutusnya Nabi besar kita Muhammad saw sebagai nabi pada tanggal 27 Rajab dan tahun ini kita menyaksikan sebuah berkah yang lain yaitu MTQ yang menjadi salah satu bentuk dari pengamalan firman Allah SWT dalam Al Quran yakni berlomba dalam kebaikan (Fastabiqul Khayraat) Menurutnya pula pelaksanaan MTQ dan masyarakat Islam yang memiliki konsentrasi pada aktifitas Qurani seperti ini juga tidak terlepas dari berkah kemenangan revolusi Islam yang dipimpin oleh mendiang Imam Khomeini ra. Haddad menjelaskan, bahwa Al Quran adalah merupakan kepanjangan hidup Nabi besar Muhammad saw sepanjang zaman dan di seluruh dunia Islam. Quran adalah kelanjutan dari kehadiran beliau. Quran adalah bukti nyata hubungan abadi antara alam ghaib dan alam nyata. Kaum muslimin memandang kedudukan Al Quran tidak lebih kurang dari kedudukan Nabi sendiri. Kecintaan kaum muslimin kepada Nabi adalah kecintaan yang sama yang diberikan kepada Al Quran. Beliau lebih lanjut menyebutkan, bahwa sebagaimana Nabi menjadi pengejawantahan persatuan di antara kaum muslimin, maka Al Quran oun juga demikian. Dan ini adalah modal terbesar yang kita miliki dan kita perlukan, khususnya pada saat ini dimana seluruh musuh Islam mengkhawatirkan kebangkitan kaum muslimin dengan persatuan tersebut, karenanya mereka berupaya untuk menggantikannya dengan perselisihan dan perpecahan. Al Quran adalah tali Allah yang kita wajib berpegangteguh dengannya, seperti firman-Nya: Wa’tashimu bihablillahi jamiy’an walaa tafarraquu” dan berpegangteguhlah kalian dengan tali Allah dan janganlah kalian bercerai-berai!, tambahnya. Menurut Ketua Parlemen Iran ini, kalau kita ingin melihat ajaran Islam yang sebenarnya maka kita bisa saksikan di dalam Al Quran. Al Quran dapat menjadi tolok ukur atas segala klaim atas nama Islam. Dengan Al Quran kita dapat membedakan wajah Islam yang sebenarnya dengan wajah Islam yang merupakan bagian dari konspirasi musuh dalam rangka menjauhkan masyarakat dunia dari Islam seperti Islam teroris. Al Quran juga bisa membedakan gerakan ekstrimisme, baik kanan atau kiri apakah masih dalam koridor Islam atau tidak? Tambahnya. Bagi beliau Al Quran adalah kitab komprehensif tentang Akhlak, hikmah, ilmu pengetahuan, politik dan aturan dasar kehidupan. Karenanya seluruh wacana dan aturan kehidupan kita haruslah bersumber kepada Al Quran yang sekaligus mengharuskan kita untuk menjadikan hadits-hadits Nabi dan para Imam Ahlul Bayt, termasuk Nahjul balaghah dan Shahifah Sajjaiyah sebagai mitranya. Tingkat kualitas pertemuan-pertemuan, majlis-majlis keagamaan kita pun harus ditentukan oleh nilai-nilai Al Quran sehingga semua yang kita sampaikan dan kita bicarakan akan selalu nomor wahid dan tidak perlu lagi dipengaruhi oleh berbagai pemikiran dan isme yang bertentangan dengan Al Quran, tegasnya. Haddad Adil juga mengharapkan kita bisa menjadikan Al Quran sebagai tolok ukur ajaran khurafat dan ajaran Islam sejati. Pada akhir sambutannya beliau menyampaikan ucapak selamat atas ulang tahun kemenangan Hizbullah atas Israel dalam perang 33 hari dan beliau juga mengucapkan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh peserta dan penyelenggara MTQ. 155182
captcha