IQNA

"Dhamir" Tidak Akan Melepas Seorang Hafidz Sebelum Benar-Benar Mengahfal AyatYang Ia Hafalkan

13:02 - May 15, 2012
Berita ID: 2326414
Tim aktifitas Qur'ani: Seorang penemu paket alat penghafal Qur'an "Dhamir" menjelaskan kemampuan alat tersebut untuk membantu seorang hafidz Qur'an menguasai ayat-ayat yang dihafalkannya.
Menurut laporan IQNA, alat dan sarana pendidikan adalah suatu benda yang dapat membantu dalam berjalannya proses belajar, yang mana kemudahan penggunaan dan kesederhanaan alat tersebut merupakan perkara yang sangat penting. Dalam menghafal Qur'an, apakah ada alat sedemikian rupa? Yang sekiranya dapat membantu jutaan hafidz untuk menghafal Qur'an? Apakah cara menghafal Qur'an hanya terbatas pada membaca lembaran-lembaran mushaf secara tradisional saja? Kebanyakan ahli dalam bidang ini menyarankan para hafidz untuk menggunakan kaset atau CD untuk mempermudah proses menghafal. Dengan cara itu mereka dapat mengulang-ulang sebuah ayat yang sedang dihafal selama beberapa kali. Metode ini pun telah digunakan selama beberapa dekade. Namun masih saja banyak kendala yang ditemukan. Penghafal Qur'an atau hafidz tetap harus bersusah payah untuk benar-benar menghafal. Hal ini lah yang menantang diciptakannya sebuah penemuan baru, suatu alat yang dapat membantu penghafal Qur'an secara efektif. Mahdi Zare'i, adalah penemu sebuah paket alat bantu menghafal Qur'an yang disebut "Dhamir". Menurutnya, alat itu akan membantu hafidz untuk menghafal ayat-ayat Qur'an dari awal hingga akhir hingga benar-benar mahir. Selain itu alat tersebut juga dapat mengkoreksi cara baca yang salah. Zare'i untuk pertama kalinya memilih IQNA agar dapat diperkenalkan dengan penemuanya. Zare'i adalah ahli fisika dan matematika. Ceritanya dulu ia melihat murid-muridnya khawatir tidak bisa menghafal ayat-ayat yang diinta gurunya untuk dihafal. Oleh karena itu ia mulai berfikir menemukan cara yang tepat untuk membantu mereka. Namun saat itu tidak ada cara lain selain mengulang-ulang ayat yang dihafal. Dia berkata: "Aku sangat penasaran, aku ingin menciptakan suatu alat yang dapat membantu murid-murid belajar menghafal Qur'an sebagaimana belajar pelajaran-pelajaran lainnya. Namun saat itu tidak ada cara lain selain membolak-balik halaman Qur'an dan membaca berulang-ulang. Waktu itu adalah lima tahun yang lalu. Penemunaku yang pertama adalah menciptakan flash card dan menggunakan pemutar mp3 dengan mengisinya dengan qira'ah-qira'ah dan tartil-tartil masyhur. Namun aku tidak berhenti di situ saja, aku juga terus mencari solusi dengan menggunakan perkembangan ilmu pengetahuan. Akhirnya aku pun berhasil menciptakan alat ini." Seperti apakah ayat itu? Ternyata paket alat penghafal tersebut dibungkus dalam sebuah kotak berukuran 40x30 sentimeter. Berisi pena digital, Qur'an yang hanya berisi nomor-nomor ayat tanpa tulisan, dua keping CD, yang terkemas secara rapi dan cantik. Inti kegunaan alat itu adalah mengetes kemampuan seorang hafidz apakah ia benar-benar telah menghafal atau tidak. Dengan demikian hafidz akan terus terdorong agar benar-benar mahil dalam menghafal. Zare'i berkata: "Dengan menggunakan alat ini, seorang hafidz memulai dengan membuka halaman pertama Al-Qur'an, lalu memulai menghafalnya dengan menggunakan petunjuk-petunjuk yang telah diberikan dalam softwar Dhamir. Software tersebut yang akan menjadi pelatih dan pengawas bagi sang hafidz, apakah ia benar-benar menghafal, seberapa kuat hafalannya, dan seterusnya." Ia menambahkan: "Dalam software itu ada program menghafal harian. Namun bukan berarti kita sama sekali tidak membutuhkan guru dan pembimbing; hafidz juga memerlukan pembimbing yang dapat dipilih dan dikenalkan oleh tim kami. Dengan menggunakan alat ini, 70 persen usaha menghafal adalah dari penghafal sendiri, sedang 30 persennya adalah peran pembimbing yang membenarkan jika terjadi kesalahan-kesalahan. Program ini menggunakan kriteria hafalan juz 30 sebagai model utamanya. Karena bagi setiap hafidz menghafal juz 30 sangatlah mudah. Kami pun mencari tahu kriteria apa yang membuat menghafal juz 30 menjadi mudah. Ternyata yang membuat mudah adalah potongan-potongan pendek surah-surah. Oleh karena itu, kami mengelompokkan ayat-ayat yang merupakan sekumpulan kalimat dengan satu maksud sebagai satu kumpulan sehingga menyerupai surah-surah pendek juz 30, dan dengan demikian hafidz dapat lebih mudah menghafal ayat-ayat di juz-juz lainnya." Penemu alat itu menjelaskan: "Software Dhamir sangatlah cerdas. Software ini dapat mengetahu batas kemampuan penghafal, yang mana selama hafidz belum benar-benar menghafal ayat-ayat sebelumnya, software ini mencegah penghafal untuk menghafalkan ayat-ayat berikutnya." Ia melanjutkan: "Kitab Qur'an yang hanya berisikan nomor-nomor ayat ini dapat membantu hafidz menghafal dengan cara melihat posisi ayat dalam suatu halaman. Saat hafidz tidak dapat mengingat ayat apakah yang terletak dalam suatu halamn dan nomor ayat tertentu, ia dapat menggunakan pena digital lalu pena tersebut dapat membacakan ayat yang tidak ia ketahui itu." Zare'i menambahkan: "Alat ini dapat digunakan di kelas ataupun di rumah. Namun kami tidak mengaku alat ini adalah alat terbaik dalam menghafal Qur'an. Hanya saja kami dapat membanggakan kegunaan alat ini yang ditujukan untuk membantu kemampuan menghafal Qur'an." Ia menjelaskan: "Salah satu metode lain dalam menghafal adalah menulis. Sekumpulan flash card ada dalam paket ini, yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut. Pengguna dapat menggunakan satu halaman flash card untuk memulai aktifitasnya. Dalam flash cad tersebut juga dijelaskan kata-kata penting dalam Al-Qur'an serta arti-arti nya secara leksikal." Zare'i berkata: "Kami juga memiliki program tes internet. Jadi, para pengguna dapat mendaftarkan diri dan mendapatkan ID untuk mengikuti test internet yang kami sediakan. Dengan demikian setiap penghafal berdasarkan kemampuannya dapat memiliki ranking-ranking tertentu." Ia mengakhiri penjelasannya dengan berkata: "Kami tidak ingin mencari dukungan pemerintah. Hanya saja bagi yang berminat untuk mendapatkan alat ini, dapat menghubungi kami melalu nomor ini: 02122868580 dan alamat kami adalah: Tehran, jalan Pasdaran, jalan Gol Nabi, no. 15, lantai 3. Kami akan terus mengembangkan alat ini hingga dapat menjadi yang terbaik dan digunakan oleh segenap masyarakat yang berminat untuk menghafal Al-Qur'an." Sebuah laporan dari: Shadiqin. 1002341
captcha