Hasan Tafakkuri, ketua penerbitan Darul Quran dalam wawancaranya dengan kru berita Iqna mengataka: Hendaknya buku yang terpilih itu bukanlah buku-buku yang memuat hal-hal berulang, namun inovatif dan pembaharuan dijadikan sebagai penilaian pertama dalam penentuan buku terbaik.
Beliau menambahkan, bahwa sangat disayangkan masih banyak buku yang diterbitkan yang isinya hal-hal yang berulang, seperti Kiamat dalam Al Quran dan Sebab-sebab Turunnya Ayat-Ayat Al Quran.
Dalam kesempatan lainnya beliau memberikan apresiasi atas penerbitan Al Quran yang merupakan salah satu media untuk mensosialisasikan ajara Tuhan, khususnya jika dibandingkan dengan beberapa negara lain di Republik Islam Iran telah dicetak Al Quran dengan kualitas yang baik dan tampilan yang cantik.
Di akhir wawancaranya beliau juga menghargai para pengurus dan dewan ahli yang berupaya untuk menerbitkan Al Quran dan buku-buku yang berhubungan dengannya dengan kualitas yang baik dan dengan harga yang murah dan terjangkau.