IQNA

5:30 - June 13, 2026
Berita ID: 3483727

Pembukaan Masjid Al Salsabil Sharjah dengan Terinspirasi oleh Arsitektur Era Fatimiyah

IQNA - Departemen Urusan Islam Sharjah mendesain Masjid Al Salsabil dengan inspirasi dari arsitektur Dinasti Fatimiyah di Mesir. Masjid ini dilengkapi dengan fasilitas modern dan memiliki kapasitas 400 jamaah.

Menurut Iqna mengutip Sharjah 24, Organisasi Urusan Islam Sharjah meresmikan Masjid Al Salsabil di Al Qutayna 1, dengan tujuan mengembangkan infrastruktur keagamaan dan memenuhi kebutuhan penduduk emirat yang terus bertambah. Masjid ini menampilkan arsitektur Islam Fatimiyah dan memiliki kapasitas 400 jamaah serta dilengkapi sepenuhnya dengan fasilitas pelayanan dan kesejahteraan.

Acara peresmian masjid tersebut diadakan di hadapan sejumlah pejabat setempat, dipimpin oleh Dr Issa Seif Ahmed bin Hanzal, Ketua Otoritas Urusan Islam Sharjah. Para pejabat otoritas tersebut menekankan bahwa pembangunan dan pengembangan masjid merupakan bagian dari strategi berkelanjutan kompleks tersebut untuk memperkuat peran masjid dalam kehidupan sosial dan keagamaan warga.

Masjid Al Salsabil dirancang dan dibangun dengan inspirasi dari arsitektur Islam Fatimiyah, dan upaya telah dilakukan untuk menggabungkan keaslian seni Islam dengan kebutuhan masyarakat masa kini. Dengan kapasitas sekitar 400 jamaah, termasuk 50 di bagian khusus untuk wanita, masjid ini dianggap sebagai salah satu pusat ibadah baru di wilayah tersebut.

Kompleks ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas layanan, termasuk fasilitas wudhu, toilet, tempat parkir, dan tempat tinggal imam jamaah, untuk menyediakan kondisi yang layak bagi para jamaah.

Salah satu fitur menonjol dari masjid Al Salsabil adalah menara dengan ketinggian lebih dari 30 meter, yang memberikan tampilan istimewa pada bangunan keagamaan ini dan menjadikannya salah satu landmark arsitektur di wilayah tersebut.

Para pejabat proyek mengumumkan bahwa pembangunan masjid tersebut dilakukan sesuai dengan standar teknik modern, sesuai dengan persyaratan keselamatan, kualitas, dan keberlanjutan, untuk menyediakan lingkungan yang aman dan damai bagi para jamaah.

Selama acara tersebut, Yayasan Amal Bait Al Sharjah diberi ucapan terima kasih atas partisipasinya dalam menanggung biaya pembangunan dan pengembangan masjid. Konsultan dan kontraktor proyek juga diberi ucapan terima kasih karena telah berhasil melaksanakan proyek tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi teknis.

Pada bagian lain dari acara tersebut, Dr Salem Al Doobi, Direktur Departemen Bimbingan Agama, menyinggung posisi masjid dalam masyarakat Islam dan menekankan peran pusat-pusat ini dalam mendidik masyarakat, mempromosikan nilai-nilai moral, dan memperkuat ikatan sosial.

Ia mengatakan bahwa masjid bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi sebagai pusat budaya dan sosial, masjid dapat berperan dalam memperkuat identitas Islam, meningkatkan solidaritas sosial, dan memperkuat fondasi keluarga. (HRY)

 

4357589

captcha