Iqna: Ketua Lembaga Yudikatif Republik Islam Iran pada pertemuannya dengan Presiden Sinegal menyampaikan hal itu dan menambahkan, bahwa menurut keyakinan kita saat ini setiap Negara Islam harus mempererat hubungan baiknya sehingga dapat menambah dan memperluas poin-poin kesamaan di antara mereka serta menyelesaikan problema di antara mereka secara bersama-sama.
Syahrudi menegaskan, bahwa masa depan Islamadalah akan cemerlang jika ditopang oleh kesadaran dan kebangkitan kaum muslim menghadapi berbagai konspirasi musuh.
Iran dan Sinegal sebagai dua negara penting di dua kawasan yang sensitif dapat mempererat hubungan dan kerjasamanya dalam berbagai bidang, diantaranya dalam hal peradilan dan perundang-undangan, tambahnya.
Alhamdulillah, menurutnya hubungan itu sudah terjalin dengan baik dan akan terus dikembangkan dan diperluas dengan berbagai kunjungan yang pasti akan memberi manfaat yang besar pada seluruh dunia Islam dan muslimin.
Syahrudi juga menyampaikan pentingnya pembentukan asosiasi peradilan dan hukum negara-negara Islam serta pasar bersama antar Negara Islam yangmana semua itu akan memepererat hubungan antara negara Islam mempercepat kejayaan dan kemajuan mereka di dunia.
Berkenaan dengan peran ulama untuk menyebarkan ajaran agama beliau mengatakan: dunia saat ini membutuhkan nilai-nilai spiritual yang dengannya mereka dapat memperkuat persatuan dan kesatuan umat.
Pada pertemuan tersebut Presiden Sinegal menyampaikan kesiapannnya untuk bekerjasama dalam berbagai bidang dan saling tukar menukar pengalaman baik dalam bidang ekonomi, budaya dan politik. Untuk itu dia mengundang Ayatullah Syahrudi untuk berkunjung ke Sinegal dan menyampaikan terimakasih dan penghargaanya kepada Republik Islam Iran yang selalu berupaya untuk membantu Negara-negara Islam yang lemah di dunia untuk berhadapan dengan imprealisme internasional.
148659