Ayatullah Shadruddin Qabbanji, Imam Jumat di Najaf, Irak dan anggota Dewan Ahli Majlis A’la Irak dalam wawancaranya dengan Iqna di sela-sela menghadiri acara penyamaan pemikiran para ulama dan intelektual Sunni dan Syiah di Tehran mengatakan, bahwa Iran selalu menjadi lokomotif gerbong persatuan umat untuk merealisasikan persatuan dan menguatkannya.
Beliau juga menambahkan, bahwa Imam Khomeini semasa hidupnya adalah simbol dan penyeru persatuan yang sejati, karenanya kita saksikan beliau tidak mengkhususkan persatuan hanya bagi rakyat Iran semata, namun beliau menyeru seluruh masyarakat dunia.
Bukti jelas atas hal itu, menurutnya pada saat itu kita menyaksikan Imam Khomeini menyeru rakyat Palestina dan Bosnia serta membantu mereka untuk berjuang dan meraih kebebasan dan kemerdekaan mereka.
Saat ini langkah-langkah Almarhum Imam Khomeini juga kita saksikan pada kepemimpinan yang penuh hikmah Imam Ali Khamenei yang selalu memperjuangkan kemaslahatan umat Islam dunia baik dalam bidang akidah atau politik.
Shadruddin juga menyinggung ketidakberpihakan ajaran Islam pada pandangan pemisahan antara agama dan politik dengan mengatakan hal itu adalah keniscayaan masyarakat Islam,.
Beliau juga menambahkan, bahwa di saat akidah kita berdiri di atas landasan persatuan dan kerukunan, maka sudah pasti semua kepentingan politik dan sosial masyarakat akan terjamin.
Qabbanji juga menyebutkan, bahwa masalah penting dunia Islam saat ini adalah masalah Palestina yang membutuhkan pada sebuah ketegasan dan penguatan posisi politik dan kita dapati hingga hari ini Republik Islam Iran menjadi lokomotif atas hal itu.
Penulis kitab Mukaddimah Ilmu Tafsir ini juga mengharapkan setelah acara ini selesai kita akan menyaksikan peran ulama dan intelektual Islam untuk lebih giat memperjuangkan persatuan dan kesatuan umat serta berupaya mencarai berbagai solusi untuk mengikis habis fatwa “pengkafiran” dan pertumpahan darah di dalam tubuh umat Islam.
181740