IQNA

Al Quran Tidak Mengizinkan Kita Menerima Hegemoni Kekuatan Asing

2:12 - December 06, 2007
Berita ID: 1608965
Jubir Kemlu Iran: Al Quran tidak mengizinkan kita untuk tunduk di bawah hegemoni kekuatan asing manapun baik di bidang ekonomi, sosial, budaya dan politik
Iqna: Sayyid Mohammad Ali Husainiy, jubir Kemlu Iran, Rabu kemarin menyampaikan sambutannya di acara “Basij dan Pencerahan Pandangan Politik” di fakultas Baqirul Ulum menyampaikan beberapa poin yang menjadi dasar pemikiran dan kebijakan kementrian luar negri Republik Islam Iran.
Dalam hal itu Ia menegaskan, bahwa di dalam UUD Iran disebutkan, bahwa kita tidak boleh menerima hegemoni kekuatan asing manapun. Sebagaimana kita harus menjaga independensi dalam semua bidang, menjalin hubungan baik dengan berbagai negara dengan dasar keadilan dan perdamaian.
Jubir Kemlu juga menyebutkan, bahwa kita tidak memiliki permusuhan dan dendam dengan siapapun namun kita memiliki kewajiban yang diamanatkan oleh konstitusi Iran untuk membantu semua kaum muslimin tertindas di manapun mereka berada.
Dalam kesempatan itu Ia juga menukil taushiyah yang selalu ditekankan oleh pemimpin spiritual tertinggi Iran, Imam Ali Khamenei tentang keharusan berpegang teguh pada tiga pondasi abadi dalam melakukan hubungan dengan negara manapun, yaitu “kemuliaan, hikmah dan maslahat”
Karenanya menurutnya pada saat ini pemerintah dalam melakukan hubungan dengan negara manapun selalu menjadikan prinsip menjunjung tinggi keadilan sebagai asasnya. Karena Al Quran memang tidak mengizinkan kita untuk tunduk di bawah hegemoni kekuatan asing manapun baik di bidang ekonomi, sosial, budaya dan politik.
Tidak menerima hegemoni itu tidak meniscayakan putus hubungan dan bermusuhan dengan semua negara, namun sebaliknya semua hubungan haruslah didasari oleh prinsip keadilan dan persamaan hak dan kewajiban, tambahnya.
Pada kesempatan lain dari ceramahnya Ia menyebutkan pula bahwa segala pandangan dan kebijakan yang diajalankanadalah diambil dari pandangan pemikiran Alm. Imam Khomeini dan arahan Imam Ali Khamenei.
Menjawab pertanyaan hadirin tentang pengembangan tekhnologi nuklir dan ancaman Amerika Ia mengatakan, bahwa seperti yang selalu disampaikan oleh pemimpin spiritual tertinggi kita, bahwa tidak ada alasan yang membenarkan untuk pembuatan dan penggunaan senjata pembunuh missal, baik secara hukum konvensional, agama, akhlak dan kemanusiaan. Apa yang kita upayakan adalah murni untuk tujuan damai.
Adapun ancaman Amerika, menurutnya Amerika sesuai dengan apa yang kita saksikan di Afghanistan dan Irak telah melakukan banyak kesalahan langkah dan kebijakan yang hal itu menyebabkannya tidak akan melakukan tindakan bodoh yang kesekian kalinya dengan melakukan penyerangan ke Iran, tegasnya.
Namun pada saat yang sama kami tetap akan memperhitungkan kemungkinan sekecil apapun, tambahnya.
198634
captcha