IQNA

Lounching "Jamiatul Musthafa Al'Alamiyah" Qom, Iran

9:27 - April 17, 2008
Berita ID: 1643882
Kemarin dilakukan peresmian Jamiatul Musthafa Al Alamiyah, sebuah lembaga pendidikan untuk pelajar asing di kota Qom
Iqna: Kemarin, Rabu 16 April 2008 di kota Qom diselenggarakan persemian Jamiatul Musthafa Al Alamiyah, sebuah lembaga pendidikan tingkat tinggi untuk pelajar asing yang dulunya bernama International Center For Islamic Studies (ICIS)

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh salah seorang pelajar yang pernah menjadi juara internasional, Hojjatul Islam Wal Muslimin Mohammad Tauhidiy.

Acara ini dihadiri oleh Ayatullah Muqtada iy, Wakil Ketua Asosiasi Guru Besar hauzah Qom dan Ketua Dewan Pendiri Jamiatul Mustafa, Hojjatul Islam Wal Muslimin Muhammadi Gulpaygani, Ketua Kantor Pempimpin Spiritual Tertinggi Iran, Hojjatul Islam Wal Muslimin Nurullahiyan, mantan Ketua Lembaga Sekolah dan Hauzah Iran di Luar negri serta Hojjatul Islam Wal Muslimin A'rafiy, mantan Direktur ICIS.

Selain peresmian Jamiatul Mustafa Al Alamiyah acara ini diselenggarakan guna membubarkan lembaga Sekolah dan Hauzah Iran di Luar negri dan ICIS yang keduanya dilebur menjadi Jamiatul Mustafa Al Alamiyah di bawah kepemimpinan Hojjatul Islam Wal Muslimin A'rafiy.

Pada kesempatan itu Ayatullah Muqtada iy menyampaikan sambutannya dan mengatakan, bahwa pendirian lembaga semacam ini adalah dilatarbelakangi oleh sebuah pemikiran adanya tanggungjawab untuk menyebarkan ilmu pengetahuan tidak khusus untuk orang Iran saja, namun kepada seluruh masyarakat dunia. dan ini semua adalah berkah dari revolusi besar yang dipimpin oleh Imam Khomeini. Sehingga lembaga ini memiliki kewajiban untuk membantu masyarakat dunia dalam hal kehausan mereka akan ilmu-ilmu Islam.

Sementara Hojjatul Islam Nurullahiyan menyampaikan dalam sambutannya, bahwa ini adalah sebuah paradigma yang sangat luar biasa yang patut kitas syukuri, dimana kita -walaupun degan berbagai keterbatasan- namun menatap dunia dan berhadapan dengan seluruh musuh-musuh Islam yang kuat guna menjaga agar cahaya Allah yang telah diperjuangkan oleh sebelum kita selama 1400 tahun tetap menyala dan eksis di seluruh belahan dunia.

Selanjutnya Hojjatul Islam Wal Muslimin A'rafi dalam sambutannya juga melaporkan berbagai perubahan mendasar yang terjadi dalam dunia pendidikan dan politik sehingga menjadikan tugas kita para pendidik lebih berat dari sebelumnya.

Beliau juga menegaskan, bahwa diantara yang menjadi tugas utama Jamiatul Mustafa adalah mencetak para kader yang akan menjelaskan kepada masayrakat dunia ajaran Islam yang sejati dan suci sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi saw dan Ahlul Bait as.

Pada kesempatan itu Hojjatul Islam Wal Muslimin Muhammadi Qulpaygani juga menyampaikan sambutannya dan sekaligus membacakan sambutan Pemimpin Spiritual Tertinggi Imam Ali Khamenei dan pengangkatan Hojjatul Islam Wal Muslimin A'rafi sebagai Direktur Jamiatul Mustafa.

Di penghujung acara dua orang mantan direktur ICIS dan lembaga sekolah dan hauzah Iran di Luar negri menadaptkan piagam penghargaan sebagai ucapan terimakasih atas semua apa yang telah dilakukan sebelumnya.

240935

captcha