Mansur Qasri Zadeh, seorang qari’ internasional Iran dalam wawancaranya dengan Iqna mengatakan hal itu dan menambahkan, bahwa Alm. Ghaffari selain sebagai seorang qari’ terkenal dan tradisional Iran, beliau juga seorang muadzdzin yang orisinil, indah dan tetap abadi dalam ingatan masyarakat.
Qari yang pernah menjuarai MTQ di Malaysia pada tahun 1992 ini menegaskan, bahwa andaikan Almarhum Ghaffari saat ini masih hidup maka tentu akan memiliki kehebatan dalam qiraah dan adzan yang lebih akan dikenang oleh masyarakat Iran.
Di saat ditanya tentang keindahan suara dan qiraah Alm. Ustadz Ghaffariy, beliau mengatakan, bahwa Almarhum selain memiliki keindahan suara yang luar biasa, juga memiliki keikhlasan yang sangat mendalam, sehingga sangat wajar jika dikenang oleh setiap msyarakat Iran, karena sesuatu yang muncul dari hati juga akan masuk ke hati dan bertahan lama.
Pada kesempatan itu juara qiraah antar mahasiswa Iran di tahun 1988 juga mengatakan kepada murid Almarhum Ghaffariy, bahwa para santri qiraah selain memiliki keahlian dalam qiraah juga harus memiliki akhlak yang baik dalam tutur kata dan perbuatan.
Semua juga harus berusaha untuk menapaki tangga-tangga kesempurnaan hingga mencapai puncak kesuksesan, tegasnya.
Dan dengan demikian kita lebih bisa memperkenalkan siapa guru kita dengan penjelasan yang lebih baik dan sempurna, tambahnya.
Almarhum Ghaffari adalah salah seorang pakar qiraah Quran dan adzan Iran yang terkenal dan wafat pada tahun 1951 di kota Hamadan, Iran dan pada tahun 1979 berhasil meraih juara Kedua MTQ Internasional di Malaysia dan pada tahun yang sama juara pertama di Iran. Hingga saat ini Radio dan Televisi Iran selalu memutar rekaman adzan dan qiraaahnya.
266054