IQNA

Ahlul Bait as Menjadikan Al Quran sebagai Barometer Keabsahan Hadis

13:26 - September 16, 2008
Berita ID: 1688577
Ayatullah Taskhiri menjawab tuduhan Dr Yusuf Qardhawi akan keyakinan Syiah pada ketidakmurnian Al Quran.
Iqna: Ayatullah Mohammad Ali taskhiri, Sekjend Asosiasi Internasional Pendekatan Antar Madzhab mengkritik apa yang disampaikan oleh Dr Yusuf Qardhawi dalam wawancaranya dengan situs Al Yaum Mesir, bahwa Syiah meyakini akan adanya tahrif dalam Al Quran.

Ayatullah Taskhiri menegaskan, bahwa tuduhan itu bukan hanya tidak terbukti kebenarannya, namun terbukti ketidakbenarannya, bahkan para Imam suci Ahlul Bayt as mengajarkan kepada kita agar menjadikan Al Quran sebagai barometer dan penentu keabsahan hadis.

Menurutnya, sangat disayangkan tuduhan yang tidak terbukti yang disampaikan oleh Qardhawi tersebut, apalagi beliau sebagai ketua Persatuan Ulama Sedunia.

Taskhiri yang juga wakil ketua Persatuan Ulama Sedunia ini juga mengatakan, bahwa apa yang disampaikan oleh Qardhawi tidak akan menambah apa-apa kecuali adanya perselisihan dan perpecahan di kalangan kaum muslimin. Statmen itu juga tidak sesuai dengan visi dan misi Persatuan Ulama Sedunia.

Padahal kita telah berusaha dengan sekuat tenaga untuk menjalin persaudaraan dan persatuan kaum muslimin dengan mengenyampingkan berbagai perbedaan pendapat, tegasnya.

Yusuf Qardhawi juga meuduhkan penggunaan kata "tabsyir" untuk gerakan ajakan orang kepada Syiah, padahal kata itu hanya digunakan oleh misionaris Kristen, tambahnya.

Menurut Taskhiri, Dr Yusuf Qardhawi mendapatkan informasi yang tidak benar dari orang-orang dan pihak-pihak fanatik yang tidak menginginkan adanya persatuan dan persaudaraan di tengah kaum muslimin.

Taskhiri menegaskan, saat ini kita harusnya berusaha untuk merumuskan fikih bersama yang memuat berbagai persamaan pandangan para ulama Islam dan menghindari berbagai tuduhan kafir pada kelompok lain yang tidak sepaham dengan kita.

Tuduhan kafir itu tidak lain hanya menggembirakan para musuh, imprealisme internasional yang memang tidak menginginkan umat Islam bersatu dengan berbagai serangan budaya yang mereka upayakan.

Di akhir bantahannya Ayatullah Taskhiri mengharapkan dari Dr Yusuf Qardhawi untuk tidak mengeluarkan statmen yang seperti itu. dan berharap untuk kembali kepada sikap moderat dan meninggalkan berbagai ekstrimisme dan fanatisme.

295551
captcha