Kantor Berita Al Quran (IQNA) cabang Lebanon: Allamah Fadzlollah dalam pernyataan tersebut menegaskan, bahwa Selama beberapa hari terakhir ini di banyak negara-negara Eropa upaya untuk memperkuat hubungan antara orang Kristen dan Yahudi. Paulus Benedictus XVI juga menjelaskan berbagai persamaan keyakinan antara antara dua kelompok besar Yahudi dan Nasrani yang bisa dijadikan sebagai pijakan bersama, diantaranya; kepercayaan pada Satu Tuhan, mengupayakan keharmonisan kehidupan keluarga, mendukung upaya-upaya untuk merealisasikan keadilan sosial dan perdamaian.
Lebih dari itu Fadzlullah menambahkan: "Kami percaya bahwa dialog antara para pengikut agama-agama ilahi harus dilaksanakan dengan menjelaskan banyak hal untuk diungkapkan dan dengan komitmen untuk berdialog maka nilai-nilai keagamaan, hak asasi manusia dan perdamaian akan terealisasi.
Ulama Besar Syiah di Lebanon juga menegaskan, bahwa beberapa orang dari Khakham Yahudi tidak sependapat dengan yang disampaikan oleh Paulus Benediktus XVI, karena mereka percaya bahwa Vatikan tidak melakukan apa-apa untuk pelaku kriminal kemanusia yang menyebabkan penderitaan dan rasa sakit Yahudi dalam Perang Dunia II di Eropa.
Sebagaimana mereka juga tidak berusaha untuk melepaskan diri dari pengaruh dan hegemoni kekuatan Nazi, tambahnya.
Beliau mendesak Paulus Benediktus XVI untuk mengeluarkan pernyataan berani tentang pembunuhan perempuan, anak-anak dan pemuda Palestina oleh pendudukan Israel dan menentang kejahatan Israel di Jalur Gaza.
Beliau menuntut agar Paulus dapat secara tegas menyatakan, bahwa ketidakadilan adalah tetap sebuah ketidakadilan yang merupakan setiap tokoh dan pemimpin agama untuk menyelematkan orang-orang tertindas bagik dari umatnya sendiri atau umat dari agama lainnya.
Kami berharap dari Vatikan untuk meneladani misi Nabi Isa as dengan membantu mereka yang tertindas dan peduli tentang hal ini secara independen dan tidak di bawah pengaruh kelompok-kelompok Yahudi yang berafiliasi pada zionisme Israel.
Beliau juga menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan berbagai kelompok keagamaan dalam rangka melawan penindasan dan merealisasikan perdamaian dan keamanan di antara semua manusia dengan menghentikan pertikaian di Irak, Nigeria Mesir, Palestina dan tempat-tempat lainnya.
529671