IQNA

Hubungan Antara Media Barat dan Zionis Tak Mudah Dipatahkan

10:18 - October 14, 2010
Berita ID: 2012574
Mereka berusaha untuk menciptakan link Barat demi menarik perhatian politik resim zionis
IQNA dari tempat penyelenggaraan Konferensi Keempat Asosiasi Radio dan Televise–Televisi Islam di ruangan konfrensi IRIB Teheran melaporkan, bahwa Izzat Risyq, anggota kantor biro politik Hamas di Tehran menyampaikan hal itu dalam pidatonya yang disampaikan pada 9 Oktober, beberapa hari yang lalu.

Beliau menyampaikan pidato yang bertemakan “Palestina dan situasi Timur tengah” menegaskan, bahwa Media Barat dalam banya hal, mendukung dan mempromosikan kebijakan-kebijakan Israel, dan permasalahan ini menyimpang dari pemikiran umum Barat dan dilakukan hanya demi mengalihkan opini public Barat dari hakikat kejahatan rezim zionis.

Risyk melanjutkan: pada file media barat terlihat gambaran militer zionis yang ditawan dalam perlawanan para mujahid, telah dicitak dan diterbitkan, sementara media tidak memperhatikan dengan kondisi buruk para tawanan Palestina yang berada di dalam penjara Israel yang penuh dengan penyiksaan dan penganiayaan terhadap mereka.

Anggota Biro Politik Hamas juga menegaskan: media-media barat menuduh kaum muslimin sebagai dalang tragedy 11 September , saat ini islam fobia menciptakan program untuk mengadakan perlwanan terhadap Republik Islam Iran, yang semua langkah demi menjaga maafaat Amerika dan Israel di Kawasan dan untuk menjalankan propaganda politik mereka.

Beliau menjelaskan: Amerika dan Israel pada akhir-akhir tahun dengan dalih memerangi teroris dan setiap dan menempatkan setiap kejahatan untuk menyerang dunia Islam demi membenarkan alasan mereka, dan dalam hal ini mereka telah mentargetka warga sipil dan masyarakat yan g tak berdosa di Afgahanistan dan Irak, sementara media-media Barat bukan hanya mempublikasikan kejahatan ini bahkan semacam agresi Amerika dan Isrel merupakan sejenis upaya mereka agar dianggap demi memerangi teroris.

Izzat Riysq dalam kelanjutannya: dengan mengenyampingkan permasalahan utama dan menangani masalah perbatasan, memisahkan pertahanan nasional dari perlawanan Islam dan menciptakan kesenjangan antara keduanya, kurangnya criteria dalam liputan media dan menutupi kejahatan Israel dan merubah undang-undang demi kemamfaatn mereka dan dengan menindas sosok-sosok perlawanan Islam demi melindungi Israel, seperti; Imam Khomaini Qs, pemimpin revolusi Islam iran dan Syekh Ahmad Yasin pemimpin perlawanan Islam Hamas

Risyq pada akhirnya menekankan: saya meyakini dengan semua propaganda Barat terhadap anti Islam dan melindungi media mereka Rezim zionis,aliran yang menyatu dengan hakikat dengan dalih untuk penerbitan pada kebenaran dan kepalasuan yang ada, dimana panggilan kebebasan yang disampaikan ketelinga-telinga dunia, dan dengan harapan tragedy ini hari demi hari akan menjadi kuat.

Berdasarkan laporan ini, Diantara pembicara pada pertemuan keempat majlis Umum Uni Eropa dan televise Islam pagi ini adalah Said Jalali Sekretaris Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran dan Mahdi Muhammadi Ahli Tekhnologi Nuklir Negara kami.

672814
captcha