laporan IQNA mengutip dari surat kabar Al Yaumus sabi’ terbitan Mesir: Akmaluddin Ihsan Ughlu Sekretaris Jendral OKI dalam rangka mengutuk pembunuhan warga Libiya yang tidak bersalah, dan menyebutnya insiden akhir-akhir ini sebagai bencana kemanusiaan.
Menurutnya pembunuhan dan melukai warga yang berdemonstrasi dan menciptakan ketakutan diantara mereka adalah bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam sampai nilai-nilai kemanusiaan.
Selanjutnya Ihsan Ughlu mengaharap dari rezim Libiya untuk secepat mungkin menghindari dari kekerasan, membunuh para pemuda dan memenuhi tuntutan mereka dengan cara dialog terbuka dan berdamai.
Sekretaris Jendral OKI menyampaikan bela sungkawa kepada para keluarga yang telah terbunuh dalam demonstrasi menentang rezim penguasa di Libiya, dan memohon untuk mereka yang terluka semoga Allah yang Maha Besar mempercepat kesembuhannya.
Ikmal Ihsan Ughlu Sekretaris Jendral OKI dalam menekankan penjelasannya bahwa keinginan dan tuntutan masyarakat dengan bersandar pada metode yang sah dan damai adalah hak setiap bangsa.
Pada akhirnya dia mengatakan: sesuai dengan perjanjian organisasi ini dan program sepuluh mereka bahwa negara-negara yang menjadi anggota OKI harus menjaga prinsip pemerintahan, hak-hak kemanusian, memerangi korupsi,mengembangkan partisipasi politik, mengembangkan semua bidang dan menghadapi krisis dalam meningkatkan bidang politik, sosial dan ekonomi, dan melaksanakan reformasi yang diperlukan.
752358