Iqna mengutip laporan dari situs Muhith menyebutkan bahwa seorang peneliti Turki dan dosen di berbagai universitas di Amerika, Najmuddin Uzun Oghlu untuk pertama kalinya melakukan penulisan terjemahan al-Quran ke dalam bahasa Inggris dengan huruf Braille. Upaya ini meringankan kesulitan bagi para mahasiswa tunanetra Inggris untuk dapat membaca dan memahami al-Quran.
Al-Quran yang ia tulis tersebut sebanyak delapan jilid atau sebanyak 2 ribu halaman. Selain itu, ia pun menguasai sembilan bahasa dunia dan ingin menulis al-Quran ke dalam berbagai bahasa dengan huruf Braille.
Penulisan al-Quran ini menghabiskan waktu selama tujuh bulan dan dibantu oleh 10 orang tunanetra yang berasal dari Amerika dan Turki.
753262