IQNA mengutip laporan dari situs Palestina Info, konferensi itu telah menghadirkan tokoh-tokoh akademik dan politik Palestina dan berlangsungdi Universitas Islam Gaza. Dalam konferensi itu diharapkan negara-negara Arab memiliki perhatian lebih banyak atas al-Quds dan mendukung masyarakat kota itu untuk menangani tindakan pendudukan rezim zionis di kota tersebut.
Ketua Pembina Universitas Islam Gaza, Jamal al-Khudari mengatakan, “Konferensi bertujuan untuk mempertahankan, “Konferensi ini bertujuan untuk mempertahankan tempat-tempat suci Islam dan hak-hak Muslim di kota ini.”
Ia menegaskan bahwa al-Quds sangat membutuhkan bantuan dan dukungan,dan kota suci ini menentang dan akan menghancurkan rezim perampas itu.
Seorang delegasi Palestina, Khaled Abu Urfah, berbicara mengenai ancaman terhadap kota itu, ia mengingatkan, adanya tindakan yang melampaui batas dan brutal dari rezim zionis Israek dengan melakukan penyerangan dan pengrusakan rumah-rumah milik warga Palestina, serta pengusiran dari kota-kota mereka.
Ketua Komite Pelaksana Konferensi, Abdul Barhum dalam kesempatan itu menyatakan bahwa konferensi telah berakhir Mingu kemarin, dengan mengkaji berbagai aspek: sejarah, agama dan geografis di al-Quds asy-Syarif dan masjid al-Aqsa.
788069