IQNA

Usulan Rezim Al Saud Untuk Mengubah Bendera Bahrain

21:13 - May 24, 2011
Berita ID: 2127921
Rezim Al Saud secara terang-terangan menunjukkan intervensinya dalam masalah internal Bahrain dengan menyampaikan usulannya untuk mengubah bentuk dan warna bendera Bahrain dengan tujuan menghilangkan identitas revolusioner rakyat Bahrain terhadap rezim Al Khalifah.
IQNA mengutip dari situs “NUN”: para pejabat rezim Al Saud berkenaan dengan usulan yang keterlaluan ini menyatakan: bendera Bahrain saat ini diganti ke simbol bangsa revolusioner, maka warna dan bentuknya juga harus dirubah.

Rezim Al Suud menekankan:pejabat pemerintahan Saudi Arabia dan perwakilan diplomatic negara ini merasa khawatir dengan menyaksikan bendera Bahrain yang berkibar diberbagai negara dunia dalam mendukung kebangkitan rakyat Bahrain.

Al Saud juga berharap dari parlemen Bahrain yang kosong dari perwakilan Syiah negara ini, untuk mengambil keputusan atas perubahan benderan Bahrain sebagai permulaan tahap baru dalam sejarah negara ini.

Usulan pemerintah Saudi Arabia ini disampaikan pada saat aparat militer Al Saud dengan tentaranya tengah melanjutkan perlawanannya kepada para pengunjuk rasa, dan usulan ini adalah penjelasan yang tidak ada hentinya dari raja Bahrain dan merupakan afiliasi yang terkait dengan pemerinthan negara ini dengan pemerintahan monarki Al Suud.

Dalam ususlan ini juga menetapkan bahwa Saudi Arabia memiliki keterlibatan dalam urusan internal Bahrain sampai pada pendapat perubahan bendera Bahrain, dan hal ini tidak bisa disebut sedikitpun penghormatan untuk rakyat revolusioner Bahrain.

Pengadilan pemerintah Bahrain kemaren 23 Mei menghukum mati dua warga Bahrain, dan mengeluarkan hukuman seumur hidup untuk lima warga Bahrain.

Al Khalifah dengan dalih memperlancar lalu lintas membongkar enam tiang Lu’lu’ Bahrain tempat berkumpulnya para pengunjuk rasa, dan masalah ini menunjukkan bahwa pemerintah Bahrain setuju atas usulan Saudi Arabia.

796940
captcha