IQNA mengutip dari situs informasi “Al Wafad” : Mahmud Azb mengahadiri seminar “wacana dalam memahami agama kontemporer “ yang diadakan di perpustakaan Alexandaria mesir, dia menekankan diantara kekhususan wacana Al Qur’an yang menampilkan keberagaman dan perbedaan sebagai sebuah sunnah Ilahi, dia juga menunjukkan dengan menekankan poin tentang dialog Al Qur’an Al Karim yang merupakan perantara untuk hidup berdampingan antara sesama.
Dia juga menambahkan: wacana Al Qur’an memiliki 3 tingkatan, dimana tingkatan pertama adalah wacana yang semua manusia menjadi khitobnya (tujuannya), dan tingkatan kedua ditujukan kepada ahli kitab dan tingkatan ketiga wacana Al Qur’an yang ditujukan kepada umat muslim yang memperhatikan perlunya pemisahan antara ketiga tingkatan ini, dan semuanya kami tidak anggap sebagai sebuah kesatuan.
Mahmud Azb selanjtnya menegaskan: keagungan dan kebesaran peradaban Islam berkaitan dengan keragaman dan kekayaan internalnya dan pergaulan umat Muslim dengan pengikut agama-agama dan budaya yang berbeda.
Pada puncaknya penasehat syekh Al Azhar pada wacana agama di Mesir menunjukkan dan mengatakan: meskipun mengurangi peran Al Azhar dalam beberapa dekade terakhir ini, tetapi lembaga agama ini sekarang adalah penanggung publikasi berfikir dan subtropics di Mesir.
808458