IQNA

7:55 - August 11, 2011
Berita ID: 2168808
Deputi Menteri Seni-Budaya dan Bimbingan Islam menyakini bahwa makna perjuangan dalam budaya Islam Iran berasal dari budaya Islam.
Deputi Menteri Seni-Budaya dan Bimbingan Islam, Shah Abadi Hamid, dalam sebuah wawancara dengan IQNA berkata. “Seni dan budaya sebagai bentuk perlawanan dalam pembentukan Revolusi Islam untuk memperkenalkan nilai-nilai suci. Hari ini telah kita saksikan di wilayah tersebut, kekuatan khusus sastra bangsa ini ditampilkan kepada dunia.”

Ia menambahkan bahwa di masa lalu, pemerintah dan bangsa merubah pemerintahan untuk menentukan nasib bangsa-bangsa dan secara fakta dialami oleh bangsa-bangsa tertindas dengan cara yang berbeda. Terjadinya Revolusi Islam lebih dari tiga dekade dan bangsa Iran kemenangan di berbagai perang fisik dan perangkat lunak. Adapun jenis dari perlawanan ini telah memperaktekkan pola baru melalui seni dan budaya Islam untuk diperkenalkan kepada dunia.

“Bidang seni sebagai bentuk perlawanan yang efektif dalam sebuah konsep besar dan berpengaruh. Dalam semua bidang seni dapat menyampaikan konsep-konsep berharga di tahun ini. Saya beroptimis bahwa berlangsungnya festival perlawanan untuk menebarkan budaya. Kami pun berharap melalui festival dapat peran yang efektif dalam mempromosikan budaya dalam memenuhi bentuk perjuangan yang terbaik,”tandasnya.

Di akhir pernyataan, ia menyatakan bahwa pelaksanaan festival seni-budaya tidak hanya diselenggarakan di Iran, namun dapat diselenggarakan di berbagai pelosok dunia lainnya.

840559
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\