IQNA merilis dari surat kabar Al Intiqad yang terbit di Lebanon, bahwa Hizbollah Lebanon, kemarin, Rabu 7-11-2011 mengeluarkan sebuah pernyataan resmi mengutuk berlanjutnya praktit penggalian di sekitar masjid Al Aqsha yang mengancam runtuhnya tempat suci dan simbol kejayaan Arab dan Islam yang tiada bandingannya.
Di dalam pernyataan protes itu disebutkan, bahwa rezim zionis melakukan hal itu dalam rangka melemahkan pondasi Masjid yang hari demi hari kian mengkhawatirkan.
Para pemimpin Arab dan negara-negara Islam sudah selayaknya untuk menyatakan sikap protes dan menolak kejahatan yang mereka lakukan atas kiblat pertama kaum muslimin ini.
Begitu pula PBB seharusnya tidak tinggal diam dengan kejahatan ini dan mereka akan dicatat oleh sejarah sebagai lembaga internasional yang ikut serta terlibat dalam kekejian ini jika terus diam dan tidak memberikan sikap apapun kepada rezim zionis.
Di akhir pernyataan resminya Hizbollah mendesak Liga Arab, OKI dan berbagai lembaga internasional lainnya untuk secepatnya bertindak dan menekan rezim zionis untuk menghentikan praktik penggalian tersebut.
856788