IQNA mengutip dari situs berita Kanal TV Al Jazeera, bahwa kemaren pada 15 Oktober 2011 Pemerintah Arab Saudi mengumumkan hal itu dan menambahkan, bahwa pihak keamanan pada tahun ini kami tidak akan mengizinkan tidakan apapun.
Khalid Al Faishal, Walikota Mekkah Al Mukarromah pada konferensi pers menyatakan: pada hari-hari haji tahun ini kami tidak mengizinkan kekacauan apapun terjadi yang akan mengancam keamanan para jamaah.
Selanjutnya dia menambahkan, bahwa sesuai dengan perintah menteri dalam negeri kami meyakini bahwa yang paling penting tanggung jawab kami selama haji adalah memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi para jamaah.
Amir Mekkah juga menyatakan: sampai sekarang lebih dari setengah juta peziarah Baitullah Al Haram telah memasuki Arab Saudi melalui jalan darat dan udara, dan kami berusaha akan memberikan paling baiknya pelayanan kepada para jamaah haji.
Seperti biasanya jemaah haji dari Iran setiap tahun sebelum pelaksanaan wukuf di Arafah, mengadakan upacara bara ah yakni bersih diri dari kaum musyrikin sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi saw dan dicatat dalam surah At Taubah, yaitu dengan cara menyampaikan pesan Imam Ali Khamenei dan meneriakkan yel-yel anti Amerika dan Israel sebagai simbol kemusyrikan dan imprealisme abad ini serta mengajak kaum muslimin untuk bersatu melawan segala bentuk hegemoni para musuh.
880725