
Menurut Iqna, musabaqoh ini dimulai sejalan dengan rangkaian program Pekan Alquran Internasional makam Huseini, yang diadakan dengan partisipasi perwakilan dari 30 negara Arab dan Islam.
Acara pembukaan dihadiri oleh tokoh-tokoh Alquran terkemuka dari dunia Islam dan sejumlah besar ulama, akademisi, perwakilan dari tempat-tempat suci, situs-situs ziarah, dan para peziarah haram Imam Husein (as).
Musabaqoh ini akan berlanjut hingga akhir Pekan Alquran Internasional Karbala (11 Juni) di haram suci Imam Husein (as) dari pukul 16.00 hingga 18.00 dan dari pukul 20.30 hingga 22.00 waktu Irak.
Wissam Nazir Al-Dulfi, kepala Pusat Media Alquran makam Huseini, mengatakan: “Acara dimulai dengan pembacaan Alquran oleh qari internasional Syekh Abdul Fattah Al-Tarouti dari Mesir, diikuti oleh pidato dari Sayyid Riyadh Al-Hakim, seorang pengajar hauzah, dan kemudian Syekh Khairuddin Ali Al-Hadi, kepala Darul Quran makam Huseini”.
“Acara tersebut mencakup pemutaran film dokumenter yang menggambarkan sejarah Penghargaan Internasional Karbala dan tahapan-tahapan sebelumnya, di mana talenta-talenta muda Alquran internasional berpartisipasi,” imbuhnya.

Al-Dulfi menyatakan: "Pekan Alquran Internasional adalah salah satu acara Alquran paling terkemuka yang diselenggarakan oleh makam suci Imam Husein (as), dan acara ini menyatukan para qari dan penghafal Alquran, serta mereka yang tertarik dengan urusan-urusan Alquran dari berbagai negara Islam, melalui program, musabaqoh, dan beragam kegiatan intelektual dan budaya."
Sementara itu, rangkaian acara Pekan Alquran Sedunia, selain Penghargaan Internasional Karbala kelima di bidang tilawah dan hafalan Alquran, meliputi musabaqoh pemula internasional pertama, pameran kaligrafi "Naba’ Adzim" keempat, dan even-event Alquran lainnya. (HRY)