IQNA mengutip laporan dari website al-Manar, Hizbullah Lebanon menyatakan keprihatinan tentang pernyataan Menteri Luar Negeri Perancis Allen Zhvph, mengenai keterlibatan Hizbullah dan Suriah dalam pemboman mobil pasukan penjaga perdamaian PBB, tanpa menunjukkan bukti atau dokumen yang kredibel. Klaim atas keterlibatan Hizbullah dan Suriah dalam ledakan tersebut, mengejutkan semua orang.
Di bagian lain dari pernyataannya, Hizbullah menyatakan klaim tersebut tidak layak dan tidak berdasar. Kami berharap bahwa ia segera merubah pernyataannya dan berpikir tentang konsekuensi lebih lanjut atas tuduhan tak berdasar tersebut.
Sementara dari keterangan tersebut, Hizbullah Lebanon sangat mengutuk aksi teroris tersebut dan mengharapkan upaya penangkapan si pelaku.
Dikatakan bahwa ledakan mobil pasukan penjaga perdamaian Perancis yang sedang menuju ke arah pelabuhan Tirus, melukai enam tentara. Pasukan penjaga perdamaian PBB (Unfil) ke Lebanon tahun 1978 sebagai bagian dari tugas PBB untuk tinggal di negara ini dan berfungsi untuk mengontrol perbatasan di negara ini.
914955