IQNA

Imam Jum'at Najaf: Iran pencetus perang budaya melawan musuhnya

5:27 - July 07, 2012
Berita ID: 2362102
Tim Internasional: Sayid Shadruddin Qabanchi mengatakan: "Republik Islam Iran kini menyadari sepenuhnya apa yang harus mereka lakukan terhadap upaya musuh yang telah menyerang Islam melalui perang budaya. Oleh karena itu Iran dengan segera bergegas menghadapi perang tersebut dengan sebaik-baiknya."
Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Shadruddin Qabanchi, seorang Imam Jum'at Najaf yang menghadiri Konfrensi Internasional Mahdawiyat mengatakan: "Iran, dengan memproduksi berbagai serial seperti "Surat Mukhtar" dan serial "Nabi Yusuf", telah menunjukkan kemampuannya untuk membalas serangan media dan budaya Barat yang menyerang pemikiran umat Islam."
Ia menambahkan: "Menggunakan bahasa seni di masa penantian Imam Mahdi as seperti yang dilakukan Iran adalah langkah yang sangat penting sekali dan patut dibanggakan."
"Doa Nudbah adalah doa yang penuh dengan kandungan maknawiah dan juga memiliki nilai seni yang tinggi.", tambahnya.
Ia menekankan: "Semua pihak harus melangkah maju dalam bidang seni dan budaya sebagai salah satu langkah menyambut kedatangan Imam Mahdi as di era ini."
Konfrensi Internasional Doktrin Mahdawiyat digelar di Gedung Pertemuan Stasiun Televesi Negeri Tehran pada tanggal 5 Juli kemarin bertepatan dengan hari kelahiran Imam Mahdi as dan dihadiri oleh para tamu dari Iran dan 18 negara lainnya.
1045769
captcha