IQNA

Kebutuhan Akan Pembentukan Kelompok Kerja Quran dan Metodologi Penelitian Kedokteran Disorot

15:54 - July 08, 2012
Berita ID: 2363593
Sangat disarankan bahwa kelompok kerja Quran dan metodologi penelitian kedokteran dibentuk dan temuan – temuannya dimasukkan dalam buku – buku kuliah di universitas, ungkap sekretaris Penelitian Quran dan Komite Kedokteran di Departemen Kesehatan dan Pendidikan Kedokteran.
Berbicara dengan IQNA, Eslam Aghapour mengatakan bahwa lebih dari 1400 ayat dalam Al-Qur'an berkaitan dengan subyek medis baik secara langsung maupun tidak langsung, membahas segala persyaratan untuk kesehatan manusia fisik dan mental.
"Jika sekelompok penafsir ahli mengumpulkan semua ayat-ayat terkait dan menawarkan interpretasi medis sejalan dengan gaya hidup Islam, hasilnya dapat diterapkan oleh semua kalangan masyarakat di kehidupan nyata mereka."
"Kitab Suci penuh dengan ayat-ayat yang memberikan kita tips-tips berguna untuk menjaga kesehatan fisik, psikologis dan spiritual."
Aghapour juga menyoroti peran Al-Qur'an dalam mengobati masalah baik individu maupun sosial yang pada akhirnya dapat membawa kepada kehidupan manusia yang sempurna.
"Kita perlu mencari metode universal dimana kita dapat memperkenalkan aturan – aturan dan prinsip – prinsip Quran dengan cara yang dapat dimengerti oleh semua, dan ini membutuhkan kerjasama yang luas dari semua organisasi khususnya seminari (hauzah) dan universitas," katanya.
“Launching a working-group for Quran and medicine research methodology is urgently required to investigate the best strategies for conducting research projects and incorporate the results in academic course books,” Aghapour went on to say.
"Meluncurkan kelompok kerja Quran dan metodologi penelitian kedokteran diperlukan segera untuk menyelidiki strategi terbaik untuk melakukan proyek penelitian dan menggabungkan hasilnya dalam buku-buku pelajaran akademik," lanjut Aghapour.
1046622
captcha