Erato Kozakou-Marcoullis, menteri luar negeri Siprus, yang mana Siprus adalah negara pemimpin Uni Eropa, mengatakan: "Uni Eropa menolak permintaan agar nama Hizbullah dicantumkan dalam daftar hitam teroris."
Ia menambahkan: "Hizbullah adalah sebuah partai yang sangat penting dan berpengaruh bagi Lebanon."
Rezim Zionis Israel mengajukan permintaan tersebut setelah terjadi ledakan sebuah bus yang mengangkut orang-orang Israel di Bulgaria yang menewaskan 7 orang dari mereka dan melukai 25 orang lainnya.
Meskipun Israel hanya sekedar menuduh Hizbullah sebagai pelaku ledakan tersebut, namun hingga saat ini masih belum terbukti kebenarannya.
Sumber: AFP
1062056