Fathimah Nabil, seorang Muslimah yang bekerja sebagai pembawa acara di televisi Mesir untuk pertama kalinya setelah 40 tahun batasan (dilarangnya pembawa acara berhijab tampil di televisi), kini berkata: “Aku senang sekali akhirnya revolusi Mesir juga tiba di media-media negeri ini.”
Pada hari Minggu kemarin, Fathimah Nabil membawakan acara berita di stasiun televisi negeri dengan mengenakan hijab di kepalanya.
Saat diwawancarai dengan wartawan surat kabar Keadilan dan Kebebasan yang berada di bawah naungan Ikhwanul Muslimin, ia mengatakan: “Sebelumnya, saat Husni Mubarak berkuasa, aku juga bekerja di televisi-televisi, namun karena hijab yang kupakai aku sering mendapatkan batasan-batasan yang menjengkelkan.”
Menteri informasi dan media Mesir kali ini menyatakan: “Tidak ada halangan apapun untuk Muslimah berhijab untuk tampil di televisi-televisi neger ini.”
Sumber: fr.news.yahoo.com