Seorang anggota parlemen Inggris saat diwawancarai pada hari Jumat kemarin mengatakan: Umat Islam di Inggris berhadapan dengan diskriminasi dalam pekerjaan. Mereka lebih susah mendapat pekerjaan jika dibanding dengan orang-orang lainnya. Salah satu hal yang mencolok adalah masalah hijab, yang membuat wanita Muslimah tidak dapat mengerjakan banyak pekerjaan yang menuntutnya untuk tak berhijab.
Ia menambahkan: Mengenaskan sekali, di abad 21 ini, perempuan Muslim di Inggris hanya supaya bisa mendapatkan pekerjaan selayaknya warga lainnya, harus melepas hijabnya dan merubah namanya.
Diskriminasi ini sedang dibahas oleh para anggota parlemen di Inggris. Untungnya masih banyak yang memperjuangkan dan membela hak-hak Muslimin di sana.
Sekitar 2.5 juta umat Islam hidup di Inggris. Mereka menjalani hari-hari penuh ancaman akibat pengaruh gerakan Islamophobia yang marak.
Sumber: On Islam
1149616