IQNA

15:23 - July 27, 2015
Berita ID: 3335900
INDONESIA (IQNA) - Kurang lebih satu pekan setelah serangan kelompok radikal Kristen ke umat muslim kawasan Papua-Indonesia, maka tercapailah perjanjian damai antara para pemimpin muslim dan Kristen untuk menghentikan ketegangan sektarian di kawasan ini.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari harian Jakarta Post, kelompok radikal Kristen pekan lalu membakar sebuah masjid di kawasan Papua pada saat umat muslim melaksanakan salat Id dan melempari mereka dengan batu.
Demikian juga, mereka membakar sebuah kepemilikian kaum muslimin dan memaksa mereka untuk keluar dari kota.
Juru bicara polisi mengumumkan bahwa insiden ini terjadi setelah terpublikasikannya sebuah surat dari salah seorang pemimpin radikal Kristen yang melarang salat Id, namun gereja Kristen kawasan tidak mengakui pengeluaran surat ini.
Para pemimpin muslim dan Kristen Papua melakukan penandatanganan perjanjian damai guna menghalau penyebaran konflik sektarian antara muslim dan Kristen.
Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), juga dalam rangka menyebarkan persatuan agama dan koeksistensi mengabarkan penyelenggaraan pertemuan para pemimpin agama kawasan.
Demikian juga, dia mengkhususkan lebih dari 70 ribu Dollar untuk merekonstruksi tempat-tempat Islam yang rusak.
Indonesia merupakan negara muslim terbesar dunia dan kaum muslimin dengan jumlah 237 juta orang, telah membentuk 85% populasi negara ini.
Umat Kristen Indonesia kurang lebih telah membentuk 12% populasi negara ini.

3334998

Kunci-kunci: Budaya
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: