IQNA

18:39 - October 15, 2015
Berita ID: 3385852
UTAH (IQNA) - Pertemuan terbesar para pengikut antar agama dunia akan diselenggarakan 15-19 Oktober, di kota Salt Lake City, propinsi Utah, Amerika.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari Desert News, Abdul Malik Mujahid, ketua dewan keamanan parlemen antar agama dunia dan muslim pertama yang mengemban masalah ini berupaya di markas konferensi Salt Police, kota Calt Lake City untuk mempersiapkan banyak tempat untuk penyelenggaraan pertemuan.
Kurang dari dua hari, lebih dari 10 ribu orang para pengikut pelbagai agama dari 80 negara dunia hadir di auditorium markas terbesar pertemuan antar agama dunia ini.
Acara ini tahun-tahun sebelumnya diselenggarakan di kota “Chicago” di Amerika, “Cape Town” di Afrika Selatan, “Barcelona” di Spanyol dan "Melbourne".
Tahun ini merupakan pertemuan yang kelima, sementara parlemen tersebut terbentuk pada tahun 1893, yakni lebih dari 120 tahun silam.
Mujahid mengatakan, pertemuan tahun ini diselenggarakan di Utah, karena dekapan kami terbuka kepada semua masyarakat dan para pengikut antar agama.
Rencananya, Dalai Lama, pemimpin Buddha Tibet juga akan hadir dalam pertemuan tersebut, namun karena sakit, akhirnya ia tidak dapat hadir dalam acara tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, selain ceramah para pemimpin dan ketua pelbagai agama, juga akan diselenggarakan pelbagai program seperti pertemuan dialog antar agama dan workshop edukasi.
Juga diagendakan 12 auditorium untuk agama-agama besar dunia, dimana setiap satu dari mereka akan memperkenalkan pelbagai dimensi agamanya dan para partisipan dengan hadir di tempat tersebut akan dapat mengenal ideologi, ritual ibadah dan para pengikut setiap agama.
Para pejabat propinsi Utah juga akan hadir dalam parlemen 5 hari tersebut.
“Banyak sekali partisipan pertemuan ini, selain melihat intensitas agamanya, juga akan mengenal agama dan mazhab-mazhab lainnya,” ucap Mujahid.
Periode sebelumnya diselenggarakan tahun 2009, di kota Melbourne, Australia.
Pooling yang dilakukan kepada partisipan di parlemen antar agama Melbourne menunjukkan bahwa mereka meyakini bahwa pengalaman partisipasi dalam parlemen ini sangatlah bernilai dan masyarakat mengetahui bahwa apa yang telah mereka baca dalam berita utama dan media kontras dengan realita antar agama. Masyarakat ketika berkumpul dalam tempat sedemikian rupa, maka mereka akan melihat kecintaan, persahabatan dan saling menghormati antar agama.

3384823

Kunci-kunci: Budaya
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: