IQNA

8:44 - November 29, 2015
Berita ID: 3458022
ITALIA (IQNA) - Menteri negara Italia mengabarkan penutupan masjid-masjid yang tidak memiliki izin di negara tersebut, dengan dalih memerangi terorisme.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari situs Arabi 21, Angelo Alfano, Menteri negara Italia, Jumat (27/11), lewat sebuah pertemuan dengan topik “Bahaya Terorisme” di negara ini mengatakan, kami akan menghentikan aktifitas lembaga-lembaga yang tidak memiliki izin dan koordinasi, bukan dengan tujuan melarang pelaksanaan ritual religi; namun untuk pelaksanaan syiar-syiar agama di tempat-tempat yang sudah terkoordinir.
“Ada 4 masjid dan lebih dari 800 lembaga Islam di Negara Italia. Kami menutup pusat-pusat kajian yang tidak mempunyai izin dan tanpa koordinir,” ucapnya.
Dia menambahkan, penentangan dewan-dewan setempat dengan perizinan masjid dan perizinan yang ketat menyebabkan sebagian muslim Italia melaksanakan salat di masjid-masjid yang tidak memiliki izin dan sebagian juga karena tidak adanya masjid yang memiliki izin di dekat tempat mereka tinggal, maka mereka terpaksa melaksanakan salat di masjid-masjid yang tidak memiliki izin tersebut.
Menteri Italia mengatakan, semua tempat dunia berada dalam bahaya terorisme akibat insiden teroris yang memilukan dalam beberapa serangkaian dari tahun 2001 sampai sekarang ini.
“Satu-satunya  pilihan yang ada di depan kami adalah “pencegahan” dan sampai saat ini kami berhasil melakukan aktifitas-aktifitas kami yaitu menjauhkan negara dari serangan teroris dengan menggunakan sistem informasi kuat dan pencegahan,” tegasnya.
Menurut laporan, ISIS sampai sekarang ini berkali kali mengancam Italia dan Vatikan dan juga Washington telah mengingatkan kepada para pejabat Italia tentang bahaya-bahaya aksi teroris di negara ini.
Pasca insiden teroris Paris yang disebut media sebagai 11 Septermber Perancis, telah ditingkatkan keamanan dalam rangka menyambut tahun baru Masehi di Roma.

3457749

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\