IQNA

9:24 - December 15, 2015
Berita ID: 3463296
MAROKO (IQNA) - Konferensi internasional pertama prinsip-prinsip penjelasan dalam memahami diskursus dan tafsir Al-Quran adiselenggarakan 16 - 17 Desember, di kota Tatouan, Maroko.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari Jadid Press, markas studi linguistik Ibnu Abi Rabi’ al-Sibti yang berafiliasi dengan Himpunan Ulama Muhammadiyah Maroko dengan bekerjasama dengan kelompok riset kesusastraan dan semiotik fakultas kesusastraan kota Tatouan akan menyelenggarakan konferensi internasional dua hari tersebut.
Konferensi internasional prinsip-prinsip penjelasan dalam memahami diskursus dan tafsir Al-Quran yang diselenggarakan dengan tujuan merumuskan struktur yang berlandaskan ilmu-ilmu alat seperti Shorof, Nahwu Arab, bahasa dan Balaghah (kefasihan) untuk menentukan pokok dan kaidah-kaidah yang dapat membantu untuk memahami dan melakukan tilawah Al-Quran secara benar.
Demikian juga struktur tersebut membantu menciptakan diskursus tafsir dan takwil yang benar tentang Al-Quran.
Para partisipan konferensi Al-Quran Maroko tersebut berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait tingkat partisipasi ilmiah dunia Arab dalam menjelaskan maksud dan makna-makna Al-Quran secara universal dan pokok.
Konferensi ini memiliki empat poros mendasar, dan konsepsi makna dan terminologi mendasar dan peran ilmu Shorof, Nahwu, Balaghah, Bayan dan I’jaz dalam memahami diskursus dan tafsir Al-Quran merupakan dua poros utama konferensi tersebut.
Poros ketiga terkait kamus-kamus bahasa dan batasan pengaruhnya dalam pemahaman dan tafsir Al-Quran dan poros keempat juga terkait dengan ilmu-ilmu yang terkait dengan nas Al-Quran dan keselarasan pemahaman, tafsir dan takwil dalam diskursus Al-Quran.

3462588

Kunci-kunci: Quran
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\